Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Bali Nilai GAMAS Selaras dengan Peran Ayah dalam Budaya Bali.

6 Selasa, 14 Jul 2026, 11:48 WIB | Oleh:
BKKBN Bali Nilai GAMAS Selaras dengan Peran Ayah dalam Budaya Bali. BKKBN Bali Nilai GAMAS Selaras dengan Peran Ayah dalam Budaya Bali. Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah ayah di Bali ikuti Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) di SD Negeri 26 Dangin Puri, Denpasar, Senin (13/7).

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Bali menilai Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) sesuai dengan peran pria dari sudut budaya di Bali

“Di Bali sendiri, nilai ini selaras dengan budaya yang menempatkan ayah sebagai sosok yang tidak hanya bertanggung jawab mencari nafkah, tetapi juga membimbing, mewariskan nilai, adat, dan dharma kepada generasi berikutnya,” kata Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Bali Ni Luh Gede Sukardiasih.

Sukardiasih di Denpasar, Senin, melihat gerakan ini juga sudah dilakukan oleh banyak ayah di Bali pada hari pertama tahun ajaran 2026 berlangsung pagi tadi.

Meski tetap banyak juga ibu yang mengantar anak, yang paling penting dari GAMAS adalah kesadaran para ayah mengasuh dan mendidik anak.

“Dari pantauan kami di sejumlah sekolah dan laporan dari berbagai daerah di Bali, terlihat peningkatan keterlibatan ayah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, memang belum dapat dikatakan mendominasi, karena masih banyak ibu yang juga mengantar anak, tetapi yang menggembirakan adalah semakin banyak ayah yang hadir secara langsung,” ujarnya.

Kemendukbangga/BKKBN Bali memandang kehadiran ayah di hari pertama sekolah merupakan simbol komitmen untuk terus terlibat dalam tumbuh kembang anak, bukan hanya pada hari ini, tetapi juga dalam keseharian mereka.

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan di Bali banyak berkontribusi terhadap perkembangan emosional, prestasi belajar, hingga pembentukan karakter anak.

Oleh karena itu, investasi waktu beberapa saat di pagi hari merupakan investasi yang sangat bernilai bagi masa depan anak sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas.

“Semangat budaya inilah yang ingin terus kita hidupkan melalui GAMAS,” ucapnya.

Disinggung soal terbenturnya waktu kerja seorang ayah dengan jam sekolah anak di pagi hari, Kemendukbangga/BKKBN Bali memandang bahwa keduanya tidak perlu dipertentangkan. 

Justru yang dibutuhkan adalah keseimbangan antara tanggung jawab sebagai pekerja dan sebagai orang tua.

Untuk itu Sukardiasih senang karena Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), kemudian diperkuat dan diterjemahkan pemerintah daerah dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Bali mengenai fleksibilitas jam kerja ASN pada hari pertama sekolah.

Hari ini banyak instansi memberikan ruang bagi para ayah untuk menjalankan peran pengasuhan tanpa mengabaikan tugas kedinasannya.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa pengasuhan anak bukan hanya urusan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Fleksibilitas yang diberikan bukan berarti mengurangi produktivitas ASN, melainkan memberi kesempatan kepada orang tua, khususnya ayah, hadir pada momen yang sangat penting bagi perkembangan emosional anak,” ujarnya.

Karena itu, GAMAS tidak mendorong orang tua meninggalkan pekerjaan, melainkan mengajak institusi memberikan ruang melalui pengaturan kerja yang lebih fleksibel pada momen-momen penting keluarga. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menperin Ungkap Industri Nonmigas Tumbuh 5,88 Persen

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menperin Ungkap Industri No...

Seskab: Bali Segera Milki Punya Jalur Kereta Api

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Seskab: Bali Segera Milki P...

Prancis Kembali Diguncang Aksi Demo

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Prancis Kembali Diguncang A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.