Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Jadi 10 Terbaik Dunia pada 2029, Menhub Dorong Bandara Soekarno-Hatta sebagai Etalasenya RI

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 21:03 WIB | Oleh:
Kejar Jadi 10 Terbaik Dunia pada 2029, Menhub Dorong Bandara Soekarno-Hatta sebagai Etalasenya RI Doc: ANTARA/HO-Danareksa
Ket. Holding BUMN Danareksa melakukan beautifikasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta guna meningkatkan stabilitas dan kenyamanan penumpang.

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendorong Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, menjadi etalase Indonesia melalui penguatan identitas budaya hingga peningkatan transformasi layanan sehingga masuk 10 bandara terbaik dunia pada 2029.

"Kita dorong supaya Bandara Soekarno-Hatta itu menjadi etalasenya Indonesia sehingga semua masyarakat, baik dari domestik maupun luar negeri itu bisa menikmati wajah Indonesia di Soekarno-Hatta," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi dorongan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono agar transformasi Bandara Soekarno-Hatta dipercepat sehingga mampu menembus peringkat 10 bandara terbaik dunia pada 2029.

Dudy mengatakan Kementerian Perhubungan mendukung penuh upaya peningkatan kualitas Bandara Soekarno-Hatta bahkan berharap bandara utama Indonesia tersebut mampu meraih peringkat pertama dunia pada masa mendatang.

Menurutnya, transformasi Bandara Soekarno-Hatta telah dimulai melalui beautifikasi Terminal 3 yang tidak hanya mempercantik tampilan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa.

Selain Terminal 3, Kementerian Perhubungan juga mendorong PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) sebagai pengelola bandara melakukan beautifikasi Terminal 1 dan Terminal 2 sebagai bagian dari peningkatan pengalaman perjalanan penumpang.

Dudy menilai peningkatan kualitas layanan harus berjalan seiring dengan penguatan identitas Indonesia sehingga setiap penumpang memperoleh pengalaman yang mencerminkan karakter bangsa sejak pertama kali tiba.

Ia mengatakan Bandara Soekarno-Hatta diharapkan menjadi etalase Indonesia yang menampilkan kekayaan budaya, seni, dan keberagaman nusantara kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurut Dudy, konsep tersebut terinspirasi dari sejumlah bandara internasional yang berhasil menampilkan identitas negaranya sebagai bagian penting dari pengalaman perjalanan setiap penumpang.

Ia menilai Indonesia memiliki kekayaan budaya yang jauh lebih beragam sehingga memiliki banyak pilihan untuk ditampilkan secara bergantian tanpa kehilangan ciri khas nasional.

"Bandara Soetta dibandingkan dengan bandara di luar negeri tidak kalah. Memang seperti Singapura, kalau saya bilang sih Ibu Kota Singapura itu di (Bandara) Changi. Jadi mereka betul-betul menampilkan wajah Singapura itu di Changi," beber Dudy.

"Nah itu kalau kita juga ingin berkaca dari situ, ya kita dorong supaya Bandara Soekarno-Hatta itu menjadi etalasenya Indonesia," tambah Dudy.

Dudy menyebut desain Terminal 1 dan Terminal 2 kini telah menghadirkan nuansa Indonesia yang kuat sehingga mampu memberikan kesan positif kepada wisatawan sejak memasuki kawasan bandara.

Sementara itu, Terminal 3 dikembangkan dengan konsep futuristik yang dipadukan dengan peningkatan kualitas layanan agar tetap mampu memenuhi kebutuhan penumpang modern secara optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
KPK Terus Coba Tuntaskan Ko...
Luar Negeri
20 Negara Dorong Standar Ke...
Luar Negeri
EBT Global Tumbuh Rekor Nam...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...

Formula 1 Pangkas Jarak Balapan Mulai 2027

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Formula 1 Pangkas Jarak Bal...
Megapolitan
Antikorupsi Diedukasikan ke...
Olahraga
Mbappe Terus Tunjukkan Keya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.