Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Natuna Cen Sui Lan Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Petani

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Bupati Natuna Cen Sui Lan Serahkan Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Petani Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Proses penyerahan santunan secara simbolis kepada ahli waris pada Senin (13/7/2026) di Kecamatan Bunguran Timur.

NATUNA - Bupati Natuna Cen Sui Lan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan masing-masing sebesar Rp42 juta kepada dua ahli waris pekerja sektor pertanian di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Senin (13/7). 

Cen di Natuna, Senin, mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi jaring pengaman bagi pekerja dan keluarganya dalam menghadapi berbagai risiko sosial-ekonomi, seperti kecelakaan kerja, kematian, pemutusan hubungan kerja (PHK), hingga memasuki masa pensiun.

Kedua petani tersebut merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang iuran kepesertaannya dibayarkan Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

"Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para ahli waris," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna Hendra Harry Jonna mengatakan masing-masing ahli waris menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta.

Ia menjelaskan peserta yang iurannya ditanggung Pemerintah Kabupaten Natuna memperoleh perlindungan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Kedua peserta ini didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna dan memperoleh perlindungan JKK dan JKM," ucapnya.

Ia menjelaskan, perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan luas dan banyak menguntungkan peserta.

Contohnya, kata dia, apabila peserta meninggal saat bekerja maksimal dua anak peserta menerima manfaat beasiswa pendidikan.

Beasiswa lanjut dia, juga dapat diberikan kepada anak peserta yang meninggal bukan akibat kecelakaan kerja apabila masa kepesertaan telah mencapai sedikitnya tiga tahun.

Besaran bantuan kata dia, disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp1,5 juta per tahun untuk tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah dasar, Rp2 juta per tahun untuk SMP atau sederajat, Rp3 juta per tahun untuk SMA atau sederajat, dan Rp12 juta per tahun untuk perguruan tinggi.

"Beasiswa diberikan setiap tahun hingga anak berusia 23 tahun, belum menikah, dan belum bekerja," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.