Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PMK Ungkap Eliminasi Kusta Butuh Komitmen Lintas Sektor hingga Daerah

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 15:33 WIB | Oleh:
Menko PMK Ungkap Eliminasi Kusta Butuh Komitmen Lintas Sektor hingga Daerah Doc: Humas Kemenko PMK
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan percepatan eliminasi kusta memerlukan komitmen lintas sektor hingga pemerintah daerah sebagai ujung tombak. Menurut dia, keberhasilan penghapusan kusta tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan semata.

Pratikno menilai keberhasilan eliminasi kusta bergantung pada peran aktif pemerintah daerah mengoordinasikan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci mempercepat penghapusan kusta di Indonesia.

“Pada akhirnya program pusat akan berujung di daerah. Indonesia ini negara yang sangat besar sehingga ujung tombaknya ada di daerah,” kata Pratikno dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (11/7).

Pratikno menilai penanganan kusta memerlukan edukasi masyarakat selain pengobatan untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap para penyintas. Ia menilai pemahaman publik menjadi kunci keberhasilan eliminasi kusta nasional.

“Penanganan lepra (kusta) ini bukan semata-mata isu pengobatan. Pengetahuan menjadi sangat penting, edukasi penting,” ucap Pratikno.

Pratikno menegaskan penanganan kusta memerlukan kolaborasi lintas sektor memperkuat edukasi, pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan penyintas. Langkah itu dinilai efektif menghapus stigma serta diskriminasi terhadap penyintas di masyarakat.

Pratikno meminta kepala daerah mengoordinasikan seluruh perangkat untuk mempercepat eliminasi kusta dan penanganan tuberkulosis nasional. Menurut Pratikno, keduanya memerlukan sinergi lintas sektor hingga tingkat daerah.

“Saya ingin menekankan kepada bapak dan ibu kepala daerah untuk mengorganisir lintas sektor dalam menangani lepra (kusta). Saya titip sekaligus juga tuberkulosis, karena lepra kita penyumbang kasus terbesar ketiga di dunia dan tuberkulosis terbesar kedua di dunia,” ucap Pratikno.

Pratikno mengapresiasi dukungan Sasakawa Leprosy Initiative dalam mempercepat eliminasi kusta melalui pendampingan kebijakan hingga daerah. Ia menilai kolaborasi tersebut memperkuat komitmen Indonesia menghapus kusta secara menyeluruh.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih yang luar biasa kepada Bapak Sasakawa yang terus memberikan dukungan kepada kita. Sudah hadir sampai ke daerah-daerah dan berkeliling dunia untuk eliminasi lepra (kusta),” kata Pratikno. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.