Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperindag: Harga Komoditas Pokok di Lebak Relatif Stabil  ‎

8 Selasa, 14 Jul 2026, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disperindag: Harga Komoditas Pokok di Lebak Relatif Stabil  ‎ Disperindag: Harga Komoditas Pokok di Lebak Relatif Stabil  ‎ Doc: ANTARA
Ket. Harga telur di tingkat pengecer di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, relatif stabil Rp22.000 per kilogram.

LEBAK–Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Lebak, Banten, sejak tiga bulan terakhir relatif stabil dan tidak terjadi kenaikan signifikan karena pasokan melimpah.

‎Kepala bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, di Lebak, Selasa (14/7), mengatakan berdasarkan pemantauan harga kebutuhan pokok di tingkat pengecer di sejumlah pasar tradisional relatif stabil dan bahkan beberapa komoditi menurun.

‎Berdasarkan data Disperindag Lebak, Selasa (14/7), untuk komoditas beras medium jenis KW 1 Rp13.400 per kg, beras medium KW 2 Rp 12.900 per kg dan beras medium KW 3 Rp12.100 per kg.

‎Begitu pula harga minyak premium Rp22.100 per kemasan, Minyakita Rp20.400 per kemasan dan minyak tanpa merk Rp19.800 per kemasan.

‎Gula pasir lokal Rp18.600 per kg, terigu Rp12.700, telur unggas Rp22.000 per kg, daging unggas Rp38.000 per kg, daging sapi Rp148.000 per kg dan daging kerbau Rp150.000 per kg.

‎Untuk komoditas susu juga relatif stabil, seperti susu Cap Bendera Rp12.000 dengan berat 370 gram, Susu Indomilk Rp13.000 (370 gram), susu bubuk merk SGM Rp41.000 dengan berat 400 gram dan susu bubuk Dancow Rp49.500 (350 gram).

‎‎Sementara untuk komoditas cabai merah keriting turun Rp44.900 per kg dibandingkan hari sebelumnya Rp49.000 per kg dan cabai merah besar Rp44.700 per kg dibandingkan hari sebelumnya Rp50.000 per kg.

‎Cabai rawit hijau naik tipis dari Rp54.000 per kg menjadi Rp58.000 per kg, dan cabai rawit merah dari Rp60.000 per kg menjadi Rp61.000 per kg.

‎Bawang merah turun Rp52.000 per kg dibandingkan hari sebelumnya Rp53.000 per kg dan bawang putih dari Rp38.100 per kg menjadi Rp40.000 per kg.

‎"Kami memastikan harga kebutuhan pokok stabil itu, karena pasokan melimpah juga ada intervensi dari pemerintah daerah dengan gencar melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM), harga murah bersubsidi, operasi pasar dan program bantuan pangan untuk masyarakat miskin," katanya menjelaskan.

‎Sejumlah warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan bahwa mereka merasa senang harga kebutuhan pokok relatif stabil, sehingga tidak membuat kepanikan masyarakat khususnya warga berpenghasilan rendah.

‎"Kami berharap harga kebutuhan pokok tidak terjadi kenaikan, meski program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Suharti, warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenkes Perkuat Kualitas S...

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026.

46 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Jelaskan Persyarat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.