Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Papua Barat Imbau Warga Jangan Terprovokasi Isu Ricuh di Sorong

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 22:05 WIB | Oleh:
Gubernur Papua Barat Imbau Warga Jangan Terprovokasi Isu Ricuh di Sorong Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (tengah) saat ditemui awak media di Manokwari, Kamis (28/8).

MANOKWARI - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi isu yang memicu kericuhan di Sorong, Papua Barat Daya. Ia menegaskan aspirasi boleh disuarakan lewat demonstrasi, namun harus sesuai aturan tanpa tindakan anarkis. Dominggus juga mengingatkan bahaya provokator yang kerap memanfaatkan aksi untuk menggiring Papua ke situasi ricuh.

Stabilitas keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat, terutama dalam menyikapi dinamika sosial politik yang terjadi di Sorong, Papua Barat Daya.

"Saya selaku gubernur dan Kepala Suku Besar Arfak, mengimbau semua elemen menjaga keamanan agar tetap kondusif," kata Dominggus saat ditemui awak media di Manokwari, Kamis.

Menurut dia, ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah tidak harus direspons dengan melakukan aksi anarkis, karena setiap aspirasi dapat disalurkan melalui mekanisme yang sah.

Pemerintah tidak membatasi hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun hal tersebut tentu harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pemerintah tidak larang demo, tapi ada mekanismenya. Tidak boleh sampai buat tindakan anarkis," ujarnya.

Dominggus menyebut setiap agenda penyampaian pendapat di muka umum, terlebih dahulu diberitahukan kepada aparat kepolisian agar pelaksanaan kegiatan dimaksud mendapat pengawalan.

Koordinator aksi juga harus memberikan jaminan dan bertanggung jawab agar penyampaian aspirasi berjalan dengan tertib, aman, sekaligus tetap menghormati hak masyarakat lain.

"Silahkan demo, tapi harus mendapat izin dari kepolisian baru melakukan aksi," ucap Dominggus.

Ia mencontohkan peristiwa kerusuhan yang melanda sejumlah daerah di Tanah Papua pada 19 Agustus 2019, berawal dari penyampaian aspirasi masyarakat atas ucapan bernuansa rasisme.

Peristiwa tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah kelompok yang selama ini berkeinginan menggiring situasi Papua secara keseluruhan menjadi ricuh, guna mencapai kepentingan terselubung.

"Ada pihak yang selama ini berkeinginan memecah belah persatuan, memanfaatkan kesempatan demo supaya anarkis," kata Dominggus.

Sebagai informasi, aksi protes berujung tindakan anarkis yang terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dipicu oleh pemindahan empat tahanan politik (tapol) ke Makassar, Sulawesi Selatan.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta akan Terus Didorong...

Ribuan Keluarga di Pasar Manggis Terima Bantuan Beras

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Keluarga di Pasar Ma...

Sebaran Merkuri Dimohon Jadi Perhatian Dinkes Tangerang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Sebaran Merkuri Dimohon Jad...

Di SAFE 2026, Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index

2 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Di SAFE 2026, Katadata Perk...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.