Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Drama Penculikan Anak di Jakarta Barat, Pelaku Ternyata ODGJ dan Sudah Ditangani Polisi

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 20:28 WIB | Oleh:
Drama Penculikan Anak di Jakarta Barat, Pelaku Ternyata ODGJ dan Sudah Ditangani Polisi Doc: HO/Antara
Ket. Ilustrasi - Penculikan Anak

JAKARTA - Warga Gang Malvinas, Kebon Jeruk, digegerkan oleh percobaan penculikan anak yang dilakukan seorang wanita. Polisi menyatakan pelaku mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Anak yang dibawa langsung dikembalikan ke orang tua, sementara pelaku diserahkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa wanita itu mengalami gangguan kejiwaan.

"Ibu ini punya trauma soal anaknya, gangguan mental," katanya.

Arfan juga menyebut bahwa anak perempuannya yang dibawa saat mendatangi Gang Malvinas telah dikembalikan ke rumahnya. Sementara, ibu-ibu yang ternyata mengalami gangguan kejiwaan itu diserahkan oleh pihak kepolisian kepada Dinas Sosial.

"Jadi kemarin itu langsung anaknya kami kembalikan ke orang tuanya, sementara ibunya kami serahkan ke Dinas Sosial," ujarnya.

Salah seorang warga Gang Malvinas, Jalan Kedoya Pesing RT 03 RW 02 Kebon Jeruk Wiwin (38) mengaku anaknya yang berusia lima tahun sempat dibawa oleh pelaku.

"Anak saya umur lima tahun sempat ditarik-tarik sama terduga pelaku," katanya.

Wanita itu telah mendatangi permukiman Gang Malvinas sebanyak empat kali dengan gelagat mencurigakan. "Dia datang tuh motornya diumpetin di gang, terus jalan aja sepanjang gang sambil diam-diam videoin rumah-rumah gitu," kata Wiwin.

Wanita itu pertama kali datang pada Jumat (31/10) lalu, saat kondisi sepi. "Pertama, datang hari Jumat. Jumat sepi orang pada Jumatan. Katanya dia lihat anaknya duduk di sini, di depan rumah saya," ujarnya.

Dua hari kemudian, wanita itu kembali datang dan memaksa masuk ke salah satu rumah warga yang sedang kosong karena ditinggal pulang kampung, dengan dalih anaknya ada disembunyikan di dalam.

"Dipanggil lah Pak RT sama warga, dibukain itu pintunya, kosong. Soalnya yang punya lagi pulang kampung. Dia malah nuduh 'berarti anak saya dibawa pulang kampung' gitu," ujar Wiwin.

Saat itu, warga melepas wanita tersebut karena mengira pelaku memiliki gangguan kejiwaan dan stres karena mencari anak. Namun, wanita itu kembali datang selama dua hari berturut-turut.

Wanita itu bahkan sempat masuk ke sebuah warung kelontong dan mencoba menarik anak pemilik warung, tetapi langsung ditegur oleh orang tua anak tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.