Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Food Vlogger Surabaya Ditampar Saat Bikin Konten Kuliner, Kekerasan di Warung Tahu Gimbal Bikin Geger Warga Kutisari!

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 13:48 WIB | Oleh:
Food Vlogger Surabaya Ditampar Saat Bikin Konten Kuliner, Kekerasan di Warung Tahu Gimbal Bikin Geger Warga Kutisari! Doc: Istimewa
Ket. Food vlogger ditampar di Surabaya

JAKARTA - Dunia kuliner Surabaya mendadak heboh setelah seorang food vlogger berinisial J (30) menjadi korban dugaan kekerasan fisik saat membuat konten promosi makanan di kawasan Kutisari Selatan, Tenggilis Mejoyo, Selasa malam (26/8/2025).

J, yang dikenal lewat akun Instagram populer @mmekuliner, sedang menjalankan aktivitas rutin merekam jajanan kaki lima. Malam itu, ia mendapat izin dari penjual tahu gimbal untuk membantu mempromosikan dagangannya melalui konten media sosial.

Namun siapa sangka, kegiatan sederhana itu berujung ricuh. Setelah selesai merekam dan kembali ke mobil untuk mengambil uang, J tiba-tiba didatangi seorang pria tak dikenal. Dengan nada tinggi, pria tersebut mempertanyakan aktivitas perekaman yang dilakukan J.

“Saya sudah izin dengan penjualnya. Tapi orang itu langsung marah-marah dan minta lihat isi HP saya,” ungkap J kepada wartawan.

J tentu menolak, karena merasa isi ponselnya adalah ranah privasi. Ia juga menegaskan tidak ada rekaman yang menampilkan wajah pria tersebut. Namun situasi semakin memanas ketika seorang teman pria itu ikut datang.

Pertengkaran pun tak terelakkan. Salah satu dari mereka menampar wajah J di depan umum, sementara yang lain terus beradu mulut. Bahkan penjual tahu gimbal yang mencoba melerai malah sempat didorong hingga hampir terjatuh.

“Tidak ada pemerasan, mereka cuma maksa lihat isi HP. Yang bikin parah, saya ditampar tanpa alasan jelas,” tambah J.

Kedua pria itu mengaku sebagai warga sekaligus pihak keamanan setempat. Tapi penjual tahu gimbal yang ada di lokasi menyebut tidak mengenal mereka secara dekat. Kejadian ini pun langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Tak terima diperlakukan kasar, J melaporkan kasus ini ke Polsek Tenggilis Mejoyo dengan nomor laporan LP/B/52/VIII/2025/SPKT/Polsek Tenggilis Mejoyo. Laporan tersebut mengacu pada Pasal 352 KUHP tentang dugaan penganiayaan ringan.

Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Yudi, membenarkan laporan itu.

“Laporan sudah kami terima dan sedang diproses. Dua orang terlapor masih kami mintai keterangan,” tegasnya.

Kasus ini sontak memicu reaksi keras netizen, terutama kalangan pecinta kuliner.

Mereka mengecam tindakan intimidasi yang dialami J saat hanya berusaha mempromosikan UMKM lokal. Kini publik menunggu langkah tegas kepolisian untuk mengusut tuntas insiden memalukan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...

BNPB Maksimalkan OMC di Kalbar

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNPB Maksimalkan OMC di Kalbar
Daerah
Harga Beras Bikin Resah, Bu...
Daerah
Wisata TWA Kawah Ijen Ditut...
Nasional
Wamenkes Sebut Percobaan Bu...
Advertisement
Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.