Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demi Menyelamatkan DKI, Warga Ramai-ramai Melestarikan Ekosistem Pesisir Jakarta

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 14:25 WIB | Oleh:
Demi Menyelamatkan DKI, Warga Ramai-ramai Melestarikan Ekosistem Pesisir Jakarta Doc: ist
Ket. Pesisir Jakarta

JAKARTA – Jakarta harus diselamatkan dari kerusakan lingkungan. Salah satu sumber kerusakan adalah abrasi air laut. Untuk itu, perlu kerja sama berbagai pihak menyelamatkan pesisir Jakarta. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melibatkan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Jakarta. Ini dilakukan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pramuka, Senin.

"Kami melibatkan generasi muda Indonesian International Student Mobility Awards Alumni Club atau IISMA-AC untuk melestarikan lingkungan laut dan keberlanjutan ekosistem pesisir Jakarta," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu Sonti Pangaribuan di Jakarta, Senin.

Menurut dia, kolaborasi ini bertajuk "Independen Sea" dalam memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). "Rasa bangga saya sampaikan karena masih banyak anak muda seperti mereka yang peduli terhadap lingkungan," katanya. Kehadiran para pemuda ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi keberlanjutan lingkungan.

Dia berharap ini dapat menjadi inspirasi generasi muda lainnya untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab untuk merawat bumi. Ketua Pelaksana sekaligus Anggota IISMA-AC, Rafandika Rangga menjelaskan, wilayah Kepulauan Seribu sebagai lokasi kegiatan karena kawasan ini memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut Jakarta.

Dalam aksi ini, pihaknya menanam 35 bayi terumbu karang (coral) di bawah laut dan semoga ini menjadi simbol harapan baru bagi keberlangsungan ekosistem laut. Pihaknya juga melakukan kerja sama dengan Abang None Kepulauan Seribu dan "Smiling Coral" sebagai organisasi yang bergerak di bidang konservasi laut.

Melalui transplantasi terumbu karang diharapkan dapat meninggalkan warisan lingkungan yang lebih baik karena kelestarian ekosistem dapat terjaga. Menurut dia, Kepulauan Seribu bukan hanya destinasi wisata, melainkan garda terdepan dalam menjaga kelestarian laut. "Kami mengajak seluruh pihak mengintensifkan kegiatan ini demi anak dan cucu kita di masa mendatang," kata dia.

Kunjungan Wisatawan

Sementara itu, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat 840 orang mengunjungi wilayah kepulauan tersebut di akhir libur HUT ke-80 Kemerdekaan, Minggu. “Memasuki akhir libur panjang kali ini ada 840 wisatawan datang ke wilayah Kepulauan Seribu dari beberapa pintu masuk dari sejumlah dermaga kapal,” kata Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan di Jakarta, Senin.

Ia menyebutkan, 840 orang itu terdiri dari 43 wisatawan mancanegara dan 797 wisatawan nusantara yang mengunjungi sejumlah destinasi yang ada di Kepulauan Seribu. Para wisatawan mancanegara dan nusantara tersebut datang dari berbagai pintu, mulai dari Dermaga Marina Ancol dengan jumlah 167 orang dan Dermaga Muara Angke berjumlah 308 orang. Kemudian Dermaga Tanjung Pasir berjumlah 305 orang dan Dermaga Cituis berjumlah 60 orang.

Kepulauan Seribu kerap menjadi pilihan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk menikmati masa libur nasional karena memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan tempat wisata lain di wilayah DKI Jakarta. Pengunjung biasanya menikmati keindahan bawah laut yang ada di Kepulauan Seribu. Ada juga yang ingin merasakan keindahan pantainya yang ada di pulau berpenduduk serta pulau resort. “Selain itu bagi pencinta sejarah, wisatawan bisa mengunjungi pulau cagar budaya," katanya.

Selain keindahan alam dan sejarah, ia menilai kemudahan akses menuju Kepulauan Seribu diyakini memberikan rasa nyaman bagi wisatawan untuk mengunjungi wilayah Kepulauan Seribu. Akses menuju wilayah Kepulauan Seribu bisa dari daratan Jakarta yang ada di Dermaga Kali Adem dan Dermaga Marina Ancol. Wisatawan juga bisa mengakses dermaga Tangerang, yaitu Tanjung Pasir dan Cituis. "Tentunya hal ini menjadi pendukung banyaknya wisatawan yang ingin berlibur ke wilayah Kepulauan Seribu," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...

Bulog Timika: Stok Beras Aman hingga Lima Bulan ke Depan

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Bulog Timika: Stok Beras Am...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.