Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Marak Kecelakaan di Koridor 9 Transjakarta, Ini Tanggapan Dishub DKI

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 18:28 WIB | Oleh:
Marak Kecelakaan di Koridor 9 Transjakarta, Ini Tanggapan Dishub DKI Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Ilustasi bus Transjakarta melayani koridor 9 dengan jurusan Pinang Ranti - Pluit.

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta angkat bicara terkait sejumlah kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di koridor 9 Transjakarta rute Pinang Ranti-Pluit.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan mayoritas insiden itu melibatkan kendaraan berat, seperti truk yang menabrak separator akibat sopir mengantuk.

"Mayoritas kecelakaan terjadi karena kendaraan berat seperti truk yang menabrak separator Transjakarta akibat human error, terutama faktor sopir kelelahan dan mengantuk," kata Syafrin di Jakarta, Jumat.

Dia menyebut berdasarkan laporan Transjakarta, kecelakaan di koridor itu kerap terjadi, baik pada malam maupun siang hari.

Tak sedikit pula pengemudi yang teridentifikasi tidak membawa dokumen kendaraan serta legalitas mengemudi.

"Serta tidak membawa dokumen identitas kendaraan dan legalitas mengemudi. Sedangkan untuk kondisi lingkungan telah terdapat penerangan jalan," ujar Syafrin.

Dia menjelaskan koridor 9 memiliki panjang lintasan total dua arah 55,57 kilometer.

Dari total tersebut, baru sekitar 23,19 kilometer atau sekitar 41,73 persen yang dipasangi separator khusus Transjakarta.

Sebagai tindak lanjut dari evaluasi Dishub dan Transjakarta terhadap titik-titik rawan kecelakaan di koridor 9, dipasang tujuh rambu Chevron di sejumlah titik, seperti Gerbang Tol Semanggi, MT Haryono Signature Park, RS Dharmais, DPR RI, Halte Gerbang Pemuda, Exit Tol Cawang Halim, dan Halte Pancoran.

Selain itu, Dishub juga memasang paku marka jalan berbasis tenaga surya (solar cell) di ujung separator dekat RS Tebet.

"Kami imbau kepada para pengendara agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, fokus berkendara, menyesuaikan kecepatan, dan memahami karakteristik jalan agar terhindar dari kecelakaan," tegas Syafrin.

Sebelumnya, pembatas jalan atau separator jalur bus Transjakarta koridor 9 rute Pinang Ranti-Pluit kerap tertabrak oleh sejumlah kendaraan, mulai dari truk hingga sepeda motor.

Mengutip akun X Transjakarta, Kamis (31/7), sejumlah kendaraan sering kali menabrak pembatas jalan di jalur tersebut. Rute TransJ koridor 9 itu pun sering kali dialihkan.

Tercatat ada lima kejadian kendaraan menabrak separator di koridor tersebut sepanjang Juli 2025. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.