Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xi Jinping Kumpulkan Pemimpin Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Xi Jinping Kumpulkan Pemimpin Bisnis di Tengah Tantangan Ekonomi Doc: antara
Ket. Presiden Tiongkok, Xi Jinping

BEIJING – Presiden Tiongkok, Xi Jinping,  pada Senin (17/2), berbicara di sebuah simposium yang dihadiri oleh para pemimpin bisnis termasuk salah seorang pendiri Alibaba, Jack Ma, di tengah meningkatnya tekanan ekonomi dan ketegangan geopolitik global.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Beijing untuk memastikan stabilitas ekonomi serta meningkatkan kepercayaan investor di tengah ketidakpastian yang melanda dunia.

Dikutip dari The Straits Times, para pemimpin bisnis yang menghadiri pertemuan tersebut termasuk pendiri Alibaba, Jack Ma, pendiri Huawei,  Ren Zhengfei, Lei Jun dari Xiaomi, Wang Chuanfu dari BYD, Wang Xingxing dari Unitree, dan Robin Zeng dari CATL. 

Dalam sebuah tayangan video, Wang Xing dari Meituan, Leng Youbin dari China Feihe, dan pendiri Will Semiconductor Yu Renrong juga hadir.

"Pony Ma dari Tencent juga hadir di sana," kata seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut. 

"Xi menyampaikan pidato setelah mendengarkan perwakilan perusahaan swasta," kata kantor berita resmi Xinhua.

Pada 14 Februari, Xi berencana untuk memimpin simposium untuk meningkatkan sentimen sektor swasta pada 17 Februari yang akan dihadiri oleh para pemimpin bisnis negara itu, 

Simposium tersebut akan ditujukan untuk meningkatkan sentimen sektor swasta, dan Xi diharapkan untuk mendorong para pimpinan perusahaan untuk memperluas bisnis mereka secara domestik dan internasional di tengah meningkatnya perang teknologi Tiongkok-AS, kata sumber tersebut.

Xi menegaskan komitmennya dalam simposium tersebut, untuk mendorong inovasi, memperkuat industri domestik, dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. Para pemimpin bisnis yang hadir mencakup berbagai sektor, mulai dari teknologi, manufaktur, hingga keuangan, yang memainkan peran kunci dalam perekonomian Tiongkok.

1739812703_8537eae3c93ed4e9d9a7.jpg

Persaingan Teknologi

Simposium ini juga hadir saat platform AI DeepSeek memicu spekulasi investor tentang potensinya untuk menopang sektor teknologi Tiongkok yang lebih luas, yang mengarah pada seruan agar aset-aset Tiongkok dinaikkan harganya.

Xi telah lama menekankan perlunya Tiongkok mencapai swasembada dalam semikonduktor dan ingin negara itu menggunakan AI untuk mendorong pembangunan ekonomi.

Namun upaya Tiongkok tersebut terhambat oleh tindakan pengendalian ekspor chip yang diberlakukan oleh Washington, yang khawatir Beijing dapat menggunakan semikonduktor canggih untuk meningkatkan kemampuan militernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Carrick Kecewa MU Gagal Men...

Liga Wanita Indonesia Resmi Dibuka

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Liga Wanita Indonesia Resmi...
Luar Negeri
Aktivitas Olahraga Warga Si...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.