Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kabupaten Bogor, 65 Bencana Terjadi dalam 2 Hari! Warga Diminta Waspada!
📅 Senin, 11 Agu 2025, 18:40 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
KABUPATEN BOGOR - Kabupaten Bogor diguncang 65 bencana hidrometeorologi dalam dua hari terakhir akibat hujan deras dan angin kencang. Ribuan warga terdampak banjir, longsor, dan kerusakan rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat terus melakukan evakuasi dan perbaikan darurat sambil mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa bencana tersebar di 28 desa dan kelurahan yang berada di 11 kecamatan, yaitu Rancabungur, Kemang, Cibinong, Tajurhalang, Cigombong, Bojonggede, Citeureup, Caringin, Sukaraja, Cijeruk, dan Cigudeg.
“Selama dua hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama setiap sore hari, disertai angin kencang, menyebabkan peningkatan kadar air tanah dan debit air di hulu sungai. Kondisi ini memicu banjir, longsor, dan kerusakan akibat angin di beberapa titik,” jelas Adam saat ditemui di Cibinong, Senin (11/8).
Dari total kejadian tersebut, sebanyak 33 kejadian merupakan banjir, 15 kejadian tanah longsor, dan 17 kejadian angin kencang. Dampak sementara yang tercatat mencakup 940 kepala keluarga atau sekitar 3.473 jiwa yang terdampak langsung oleh bencana tersebut.
BPBD juga mencatat kerusakan pada sejumlah infrastruktur dan hunian warga, yakni 70 rumah mengalami kerusakan ringan, 39 rumah rusak sedang, dan 6 rumah mengalami kerusakan berat. Selain itu, terdapat kerusakan pada tiga ruas jalan, satu jembatan, tiga tembok penahan tanah (TPT), serta satu unit fasilitas perikanan yang berada di wilayah terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk penanganan bencana, BPBD telah melakukan kaji cepat di seluruh lokasi terdampak untuk memastikan kebutuhan penanganan darurat secara tepat dan efektif. “Kami terus berkoordinasi dengan aparat desa, kecamatan, serta unsur relawan untuk segera melakukan penanganan, mulai dari evakuasi warga hingga perbaikan darurat infrastruktur yang rusak,” ujar Adam.
Upaya yang dilakukan mencakup pembersihan material longsor yang menghambat akses, perbaikan sementara rumah warga yang terdampak, serta pendistribusian bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak bencana.
Mengingat intensitas hujan yang diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah-daerah rawan bencana seperti wilayah hulu sungai dan daerah perbukitan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Penting bagi warga untuk segera melaporkan kejadian bencana kepada petugas di lapangan agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” pungkas Adam.
Dengan sinergi antara BPBD, aparat wilayah, dan masyarakat, diharapkan penanganan bencana ini dapat meminimalisir dampak dan membantu pemulihan kondisi di Kabupaten Bogor secepat mungkin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!