Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Somalia Dilanda Kekeringan Parah, 880.000 Orang Terdampak

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Somalia Dilanda Kekeringan Parah, 880.000 Orang Terdampak Doc: Reuters
Ket. Petani ternak sedang bermigrasi bersama ternak mereka ke daerah lain untuk mencari air dan padang rumput. Ratusan ribu orang terdampak oleh kekeringan parah di Somalia tengah dan utara.

SOMALIA - Ratusan ribu orang terdampak oleh kekeringan parah di Somalia tengah dan utara, demikian disampaikan juru bicara (jubir) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (6/8).

Sebuah analisis dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menunjukkan bahwa lebih dari 880.000 orang tinggal di daerah-daerah yang terdampak parah di 16 distrik, kata Farhan Haq, wakil jubir sekretaris jenderal PBB, dalam sebuah taklimat harian.

Haq mengatakan sebuah evaluasi gabungan oleh badan-badan PBB dan mitra-mitranya sedang dilakukan di Puntland dan Somaliland guna menentukan kebutuhan-kebutuhan utama. Jubir sekjen PBB itu juga menambahkan bahwa laporan awal menunjukkan peningkatan kerawanan pangan, penyusutan akses untuk mendapatkan air dan padang rumput, serta gangguan besar pada mata pencaharian.

Badan-badan kemanusiaan PBB menyampaikan bahwa sumur-sumur air telah mengering dan lebih dari 160 sumur bor tidak lagi berfungsi. Petani ternak sedang bermigrasi bersama ternak mereka ke daerah lain untuk mencari air dan padang rumput.

Dana Kemanusiaan Somalia yang dikelola PBB sedang bersiap untuk mengalokasikan dana guna memenuhi kebutuhan mendesak yang menyelamatkan nyawa, kata Haq.

"Mitra-mitra kami sedang merencanakan peningkatan bantuan, tetapi terkendala oleh pemangkasan dana baru-baru ini oleh donatur-donatur utama. Rancangan Respons dan Kebutuhan Kemanusiaan Somalia (Somalia Humanitarian Needs and Response Plan) senilai 1,4 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.358) hanya didanai sebesar 17 persen atau hampir 242 juta dolar AS," kata jubir PBB itu. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.