Langkah Pramono Menata Jakarta dengan Merawat Sungai
📅 Jumat, 01 Agu 2025, 06:55 WIB | Oleh: OpikMasukan pakar
Berbicara taman vertikal yang dibangun di tepi sungai, ternyata memang memungkinkan.
Secara konsep, taman ini memiliki formasi penanaman secara vertikal, bahkan bisa 90 derajat seperti tangga, atau pada kemiringan tertentu.
Karenanya, taman vertikal, lebih pas ditempatkan pada bangunan salah satunya untuk menurunkan suhu sehingga hemat pendingin udara alias AC.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dosen arsitektur lanskap IPB University, Prita Ayu Permatasari, SP., M.Si. mengatakan taman semacam ini bisa dibangun di tepi sungai pada bagian dinding yang sudah dibeton. Ini lantaran karena tidak ada lagi ruang untuk menanam pohon.
Jenis tanaman yang dipilih pun harus tahan panas, minim perawatan atau penyiraman, bisa menyerap polutan.
Untuk luasan, ini bergantung kebutuhan. Contohnya, untuk estetika berarti harus disesuaikan dengan area yang ingin ditutupi pemandangan buruknya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, sebenarnya area tepi sungai apalagi yang memiliki area menanam, lebih cocok dibangun taman riparian.
Vegetasi riparian mulai dari pohon seperti akasia, bambu, eukaliptus, lalu semak telah beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang basah dan sering tergenang air.
Menurut Prita, taman riparian untuk tepi sungai bisa serap polutan, menahan sedimentasi, dan mengurangi limpasan air.
Selain itu, dia mengusulkan rain garden atau taman hujan yakni taman dengan vegetasi yang didesain untuk mengumpulkan limpasan air (limpasan permukaan).
Dengan begitu, saat air meluap masih ada ruang untuk menampungnya dan air ini kemudian diserap oleh tanah.
Ide terkait penataan Ciliwung sudah disampaikan pada organisasi perangkat daerah terkait antara lain dinas sumber daya air dan dinas pertamanan, kini kita tinggal menunggu realisasinya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!