Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LinkUMKM Jadi Jembatan Bisnis, Belasan Juta UMKM Terkoneksi Pasar Baru

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
LinkUMKM Jadi Jembatan Bisnis, Belasan Juta UMKM Terkoneksi Pasar Baru Doc: ANTARA/HO-BRI
Ket. Ilustrasi - Pelaku UMKM memanfaatkan platform LinkUMKM untuk memperluas akses pasar.

JAKARTA – Perluasan akses pasar menjadi faktor krusial bagi UMKM untuk meningkatkan skala usaha dan daya saing.

Tanpa jangkauan pasar yang lebih luas, pertumbuhan UMKM cenderung terhambat meski memiliki produk yang berkualitas.

Pemanfaatan platform digital, kemitraan dengan pelaku usaha besar, hingga penetrasi pasar ekspor dapat membuka peluang peningkatan omzet sekaligus memperkuat ketahanan bisnis.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, akses pasar yang lebih luas tidak hanya mendorong pertumbuhan UMKM, tetapi juga memperbesar kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi nasional.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengungkapkan, hingga April 2026 sebanyak 16,46 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah memanfaatkan platform LinkUMKM guna memperluas akses pasar, meningkatkan kemampuan usaha, serta mendorong percepatan UMKM naik kelas.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa LinkUMKM hadir untuk menjawab kebutuhan para pelaku usaha dalam memperoleh akses informasi pasar sekaligus meningkatkan kemampuan administrasi dan pengelolaan usaha.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden untuk membangun ekonomi mandiri dan memperkuat sektor UMKM nasional.

Melalui LinkUMKM, jelas Akhmad, setiap pelaku usaha berkesempatan mengikuti pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan bisnisnya.

Ia menambahkan bahwa LinkUMKM juga dirancang sebagai jawaban atas tantangan utama pengusaha UMKM, yakni keterbatasan akses terhadap informasi, pelatihan, dan dukungan pengembangan yang sesuai dengan tahapan usaha mereka.

Seiring perkembangannya, aplikasi LinkUMKM kini menjadi sarana pelatihan digital yang dirancang untuk memperkuat daya saing UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

“Di dalam LinkUMKM terdapat berbagai fitur yang membantu UMKM untuk terus berkembang, seperti modul, konsultasi dengan pakar UMKM, serta berbagai event yang diselenggarakan setiap minggunya. Pelaku usaha tentunya sangat terbantu dalam pengelolaan bisnis untuk berkembang,” kata Akhmad.

Saat ini, platform tersebut menghadirkan enam fitur utama beserta berbagai fasilitas pendukung, meliputi UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).

Fitur UMKM Smart menjadi salah satu fitur unggulan yang memberikan rekomendasi pengembangan usaha secara spesifik berdasarkan hasil penilaian mandiri pelaku usaha.

Selain itu, tersedia pula fitur Self-Assessment Naik Kelas yang membantu pelaku usaha mengidentifikasi kapasitas bisnis melalui sistem skoring digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.