Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siap-siap Hemat Air! Kemarau di Aceh Diprediksi BMKG Berlanjut hingga Akhir Juli

2 Kamis, 23 Jul 2026, 19:22 WIB | Oleh:
Siap-siap Hemat Air! Kemarau di Aceh Diprediksi BMKG Berlanjut hingga Akhir Juli Siap-siap Hemat Air! Kemarau di Aceh Diprediksi BMKG Berlanjut hingga Akhir Juli Doc: ANTARA/Syifa Yulinnas
Ket. Ilustrasi petani melihat tanaman padi di area sawah tadah hujan yang mengering di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh.

BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Aceh memprakirakan hari tanpa hujan di Aceh bakal berlanjut hingga 31 Juli 2026, karena pada dasarian III diprediksikan curah hujan hanya 31 persen di bawah 50 milimeter.   

"Masih ada sekitar 31 persen curah hujan di bawah 50 mm (rendah) yang diindikasikan akan berlanjut tanpa hujan hingga akhir bulan," kata Analisis Stasiun Klimatologi BMKG Aceh, Harisa Bilhaqqi Qalbi, di Banda Aceh, Kamis (23/7).

Meski demikian, kondisi tersebut juga dapat bervariasi karena masih terdapat curah hujan 69 persen (menengah) di wilayah barat selatan Aceh.  

Harisa menjelaskan, berdasarkan prediksi dasarian III Juli, akumulasi curah hujan yang minim pada periode sebelumnya (dasarian II Juli) telah menciptakan prakondisi kering yang meningkatkan sensitivitas ekosistem terhadap kekeringan meteorologis.  

Berdasarkan hasil pemodelan atmosfer, prediksi curah hujan dasarian ini menunjukkan sebagian besar wilayah barat selatan akan mengalami curah hujan menengah (51-150 mm/dasarian) yang meliputi 69 persen.  

Kemudian, curah hujan rendah (0-50 mm/dasarian) 31 persen terjadi di wilayah Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie bagian utara, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur bagian utara, Bener Meriah dan Aceh Tengah.  

Berdasarkan peluang kejadiannya, prediksi curah hujan <20 mm berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh dan sebagian kecil Aceh Besar dengan peluang 60-70 persen. Dan prediksi curah hujan >50 mm berpotensi terjadi di Aceh Timur bagian Selatan, Langsa, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil. Lalu khusus di Simeulue >70 persen.

Secara keseluruhan, kata Harisa, Aceh sedang menghadapi tantangan defisit curah hujan yang terpusat di wilayah utara dan tengah, dan diprediksi masih akan terus berlanjut.

Dalam kesempatan ini, dirinya menyatakan bahwa mengenai kekeringan 2026 telah diprediksi jauh-jauh hari. Secara umum, puncak musim kemarau di Aceh terjadi pada Juli (6 zona musim), dan terdapat satu ZOM bahwa puncak kemarau di Agustus mendatang.  

Maka dari itu, BMKG mengingatkan kepada para pemangku kebijakan perlu melakukan mitigasi kekeringan (early warning), penghematan sumber daya air, serta perlindungan sektor pertanian mutlak dan segera diperlukan, terutama untuk wilayah pesisir utara.

"Perlindungan sektor pertanian diperlukan untuk wilayah pesisir utara. Sedangkan pesisir selatan relatif aman karena masih menerima pasokan curah hujan yang memadai," demikian Harisa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Tim Kesehatan Puskesmas Gam...
Daerah
Waspada, Hujan Lebat Bakal ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.