Mengapa Kemarau Telat Datang Tapi Fenomena Bediding Tetap Terasa?
📅 Senin, 28 Jul 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim PenulisNamun, meskipun tergolong rendah, beberapa daerah di Sumatra, Jawa, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua masih berpotensi mengalami hujan lebih tinggi dari biasanya.
Memasuki Agustus, curah hujan akan semakin bervariasi, dengan potensi curah hujan rendah di sebagian Sumatra, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Adapun curah hujan tinggi terjadi di sebagian Sumatra Barat, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan bagian Utara, Sulawesi bagian Tengah, Maluku, dan Papua bagian Barat serta Selatan.
Karena itu, masyarakat perlu selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kenali kondisi lingkungan sekitar, siapkan tas siaga, dan terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi.
Agita Vivi Wijayanti, Senior Forecaster, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Nurdeka Hidayanto, Analis Meteorologi dan Klimatologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!