Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Pneumonia, Pemkot Bengkulu Minta Warga Perkuat Kebersihan Lingkungan.

📅 Senin, 21 Sep 2026, 12:41 WIB | Oleh:
Cegah Pneumonia, Pemkot Bengkulu Minta Warga Perkuat Kebersihan Lingkungan. Doc: Antara Foto
Ket. Kantor Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Senin (21/9).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengimbau seluruh masyarakat, khususnya orang tua, di wilayah tersebut untuk terus menjaga kebersihan lingkungan guna mengantisipasi penyebaran penyakit pneumonia.

"Untuk pneumonia balita ada delapan kasus dan enam di antaranya meninggal dunia. Kita berharap tidak ada angka kematian lagi karena pneumonia di Kota Bengkulu," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Nelly Hartati di Bengkulu, Senin.

Sejak Januari hingga awal September 2026 kasus pneumonia di Kota Bengkulu menyerang anak-anak di bawah lima tahun (balita).

Ia menyebut pneumonia disebabkan berbagai hal, seperti microplasma, virus, bakteri, atau jamur yang bisa menyerang dari organ paru-paru aupelioli ada infeksi sehingga ada cairan di paru-paru menyebabkan sesak dan harus segera diobati.

Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus pneumonia di Kota Bengkulu maka masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan dengan menghindari lokasi banyak debu dan tinggi polusi, khususnya bagi anak-anak.

Selain itu, kata dia, masyarakat dapat menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Nelly menjelaskan jika anak mengalami flu dan batuk dengan jangka waktu yang lama dan anak-anak memiliki ciri-ciri terinfeksi infeksi, seperti saluran pernapasan atas maka para orang tua diharuskan membawa anaknya ke fasilitas kesehatan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ia menjelaskan penanganan kasus pneumonia yang dilakukan Dinkes melalui sejumlah puskesmas di Kota Bengkulu harus secara terpadu sesuai dengan prosedur tetap terkait dengan pengobatan pneumonia.

Biaya pengobatan pneumonia di Kota Bengkulu, ujar dia, semua masyarakat sudah ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui program pemerintah sehingga secara otomatis pengobatan tersebut dan penyakit lainnya gratis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Meski Kemarau Panjang, DKP ...
Nasional
Pendiri Sariayu Martha Tila...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.