Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Kemarau Basah Diprediksi Bertahan hingga Oktober 2025

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 10:30 WIB | Oleh:
BMKG: Kemarau Basah Diprediksi Bertahan hingga Oktober 2025 Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau basah akan berlangsung hingga Oktober 2025. Fenomena ini dipicu oleh kondisi atmosfer dan laut yang masih menunjukkan pola basah di banyak wilayah Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan, musim kemarau basah merupakan anomali karena hujan tetap terjadi di periode kemarau. Kondisi ini berbeda dari kemarau normal yang biasanya lebih kering dan minim hujan.

"Melemahnya Monsun Australia yang berasosiasi dengan musim kemarau turut menyebabkan suhu muka laut di selatan Indonesia tetap hangat. Hal ini menyebabkan peningkatan penguapan dan pembentukan awan hujan," katanya dalam konferensi pers bertajuk ‘Perkembangan Cuaca dan Iklim’ secara daring, Senin (7/7).

Ia menambahkan, tanggal 10-12 Juli 2025, potensi hujan diperkirakan akan bergeser ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. Pergeseran ini berkaitan dengan perubahan gangguan atmosfer dan distribusi kelembapan di kawasan tropis.

"Intensitas hujan pada 5 Juli terjadi di wilayah Bogor, Mataram, dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Pada 6 Juli 2025 terjadi di Jakarta, kemudian 10–12 Juli di prediksi bergeser ke wilayah tengah dan timur," ungkap dia.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang bisa terjadi meski di musim kemarau.

Masyarakat bersama para pemangku kepentingan diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG. Dipastikan, BMKG secara rutin akan menyampaikan peringatan cuaca ekstrem lewat InfoBMKG, situs bmkg.go.id, media sosial, dan call center 196. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.