Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film 'Lobang Buaya' Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah

📅 Senin, 21 Sep 2026, 02:50 WIB | Oleh:
Film 'Lobang Buaya' Segera Hadir, Hanung Bramantyo Ingin Anak Muda Tak Melupakan Sejarah Doc: Antara foto
Ket. Sutradara Hanung Bramantyo menyapa penonton usai menyaksikan film Lobang Buaya di KCM Jember, Minggu (20/9).

JEMBER - Film berjudul "Lobang Buaya" karya sutradara Hanung Bramantyo menyasar anak muda agar tidak melupakan sejarah yang terjadi pada tahun 1965, sehingga mengajak mahasiswa Universitas Jember (Unej) untuk menonton spesial screening film tersebut di Kota Cinema Mall (KCM) Jember, Jawa Timur, Minggu.

"Film sejarah itu sepi penonton, sehingga saya mengangkat tema 1965 karena film sejarah belum banyak menarik perhatian penonton muda, padahal sebagian besar penonton bioskop saat ini berasal dari kalangan anak muda," kata Hanung di Jember.

Menurut dia, film dengan tema kehidupan anak muda mampu memperoleh jumlah penonton besar atau menjadi box office, namun sebaliknya, film yang mengangkat sejarah cenderung memiliki jumlah penonton sedikit, sehingga pihaknya ingin menggunakan medium film untuk memperkenalkan kembali sejarah kepada generasi muda.

“Anak muda jangan sampai melupakan sebuah tragedi besar di tahun 1965 karena peristiwa saat itu tidak semata-mata berkaitan dengan peristiwa penculikan dan pembunuhan sejumlah jenderal di Jakarta, namun ada peristiwa konflik politik dan ideologi juga terjadi di Jatim," tuturnya.

Suami Zaskia Adya Mecca itu mengatakan bahwa film tersebut berlatar waktu satu tahun sebelum peristiwa tragis tahun 1965, yang mencakup kejadian pembantaian massal dan kerusuhan di sebuah Desa Lobang Buaya.

"Film 'Lobang Buaya' itu berbicara tentang tahun 1965 terjadi sebuah tragedi nasional dan tentang para koruptor yang tergabung dalam 7 setan desa yang dianggap meresahkan masyarakat," katanya.

Ia menilai bahwa film tersebut bukan sebuah film horor yang bercerita tentang hantu, namun lebih tepat dengan film drama misteri investigasi yang menceritakan tujuh orang meninggal secara tidak wajar secara misterius, serta membawa isu sosial mengenai praktik yang merugikan masyarakat desa.

Istilah 7 Setan Desa menjadi salah satu pijakan cerita dalam film untuk menggambarkan kelompok-kelompok yang dianggap meresahkan masyarakat, termasuk birokrat koruptor, rentenir, dan pihak yang berkepentingan terhadap penguasaan sumber daya.

Isu tersebut ditempatkan berdampingan dengan latar sejarah 1965 untuk menghubungkan persoalan masa lalu dengan persoalan sosial yang masih relevan dibicarakan saat ini karena dirinya membuat sebuah film untuk menyuarakan sebuah keadaan masyarakat terkait kondisi sosial, keagamaan, dan politik.

Film Lobang Buaya yang dibintangi Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Iskak Khivano, Anya Zen, dan Mathias Muchus akan tampil serentak di seluruh bioskop pada 1 Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Antusiasme luar biasa mewarnai rangkaian kegiatan roadshow penayangan film terbaru karya sutradara ternama Indonesia, Hanung Bramantyo, di Kota Jember.

Bekerja sama dengan Universitas Jember (UNEJ), acara bertajuk “Mencari Dalangnya Duluan bareng Universitas Jember” itu sukses menyedot perhatian ratusan penonton dan mahasiswa yang memadati bioskop KCM Jember.

Usai pemutaran film, dilanjutkan sesi workshop perfilman eksklusif bersama Hanung Bramantyo yang dihadiri mahasiswa Unej dan berkesempatan berdiskusi langsung untuk membedah proses kreatif di balik penggarapan cerita, penulisan skenario, hingga dramaturgi sinematik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.