Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif Resmi LRT Kelapa Gading-Manggarai Belum Ditetapkan, DPRD Minta Tetap Terjangkau

📅 Senin, 21 Sep 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tarif Resmi LRT Kelapa Gading-Manggarai Belum Ditetapkan, DPRD Minta Tetap Terjangkau Doc: Beritajakarta
Ket. LRT Kelapa Gading-Manggarai telah beroperasi setelah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 September 2026.

JAKARTA - Moda transportasi publik LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai telah resmi beroperasi. Namun, Pemerintah Provinsi DKI belum menetapkan tarif resmi. 

Menyikapi hal itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mendorong agar besaran tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai terjangkau bagi pengguna.

LRT juga diharapkan dapat terintegrasi dengan moda transportasi publik lain agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurut Wa Ode, beroperasinya LRT sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu tempuh sekitar 28 menit harus diikuti konektivitas dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya.

"Yang penting sekarang bukan hanya LRT-nya selesai, tetapi bagaimana LRT terhubung dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya, sehingga masyarakat benar-benar mudah berpindah dari satu moda ke moda lain," ujar Wa Ode, Senin (21/9).

Ia meminta, Mikrotrans sebagai feeder menuju stasiun LRT diperkuat, termasuk pengembangan Park and Ride di kawasan Manggarai. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik.

"Kalau tarifnya dibuat terjangkau atau flat dan terintegrasi dengan perjalanan transportasi umum, ini bisa menjadi salah satu insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi," katanya.

Lebih lanjut, Wa Ode menilai, besaran tarif integrasi juga perlu mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kebutuhan subsidi pelayanan publik (PSO), sehingga tetap terjangkau tanpa mengganggu keberlanjutan layanan.

Ia juga mendorong pengkajian keterlibatan Danantara dalam pembiayaan infrastruktur transportasi agar pembangunan dapat dipercepat tanpa membebani APBD secara berlebihan.

"Yang paling penting sekarang adalah integrasi. LRT, Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya harus terasa sebagai satu sistem bagi masyarakat, bukan berjalan sendiri-sendiri," tandasnya.

Sebelumnya, LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (16/9). Proyek senilai Rp12,1 triliun tersebut didanai APBD DKI Jakarta dan dikerjakan PT Jakpro.

Pemprov DKI memberlakukan tarif khusus Rp8 selama delapan hari pertama, sebelum tarif flat sementara Rp5.000. Tarif resmi LRT akan diputuskan pada Oktober mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.