Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Pidie, TNI dan Pemda Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Geumpang.

📅 Senin, 21 Sep 2026, 12:23 WIB | Oleh:
Polres Pidie, TNI dan Pemda Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Geumpang. Doc: Antara Foto
Ket. Tim gabungan memeriksa kamp yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal di Pidie, Aceh, Jumat (18/9).

Kepolisian Resor (Polres) Pidie bersama TNI dan pemerintah daerah melakukan penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Geumpang, Kabupaten Pidie, setelah sebelumnya menempuh langkah preemtif dan preventif.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana di Pidie, Senin, mengatakan langkah tersebut sebelumnya dilakukan melalui pemberian imbauan dan edukasi serta koordinasi dan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan yang berpotensi melanggar hukum.

"Penertiban ini merupakan tindak lanjut dari berbagai upaya yang telah dilakukan sebelumnya, baik secara preemtif maupun preventif. Ketika masih ditemukan aktivitas pertambangan tanpa izin, maka dilakukan penertiban terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah," katanya.

Penertiban berlangsung di kawasan KM 14 dan KM 17, Gampong Pulo Lhoih, Kecamatan Geumpang, pada 17–18 September 2026.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan 93 tabung besi gelondongan, tiga mesin diesel, 28 karung material, satu unit pembakaran, serta sejumlah barang lainnya yang ditinggalkan di lokasi.

Tim juga membongkar dan memusnahkan kamp yang terbuat dari kayu dan terpal untuk mencegah tempat tersebut kembali digunakan sebagai sarana pendukung aktivitas pertambangan ilegal.

Jaka mengatakan operasi tersebut melibatkan Kodim 0102/Pidie, personel Brimob Polda Aceh, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie.

Menurut dia, penanganan PETI tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan tata kelola sumber daya alam.

"Penanganan PETI membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami berharap sinergitas ini terus dipertahankan sehingga upaya menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Pidie," kata Jaka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.