Film Djamin Ginting Ungkap Kisah Perjuangan, Mengapa Masih Relevan di Era Sekarang?
📅 Senin, 21 Sep 2026, 02:42 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Film biopik "Djamin Setia Selamanya" tidak hanya mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional Djamin Ginting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga membawa pesan mengenai keberanian menghadapi tantangan dan memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi masa kini.
Sutradara Rako Prijanto mengatakan Djamin Ginting merupakan sosok yang berani keluar dari zona nyaman, mengambil risiko, dan menggunakan strategi yang tidak biasa dalam menghadapi situasi pada masanya.
“Dia berpikir visioner, melakukan strategi yang out of the box, dan berani mengambil risiko keluar dari zona nyaman. Pengambilan risiko inilah yang membuat dia menjadi seorang pahlawan nasional,” ujar Rako pada konferensi pers di Jakarta, Minggu.
Djamin Ginting merupakan pahlawan nasional dan tokoh militer asal Karo, Sumatera Utara, yang berperan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
Menurut dia, keberanian Djamin dalam mengambil keputusan di era peperangan dan sebelum kemerdekaan dapat diterjemahkan ke masa kini, menjadi inspirasi bagi masyarakat yang memiliki bentuk perjuangan berbedanya masing-masing.
"Menurut saya ini sangat relevan dengan keadaan kita saat ini juga, bahwa kita pasti ketemu dengan perjuangan kita masing-masing di era saat ini. Hanya bagaimana cara kita menghadapinya dan bagaimana cara kita memanfaatkannya, bagaimana strategi menentukan kesuksesan nantinya. Itu yang ingin saya sampaikan di film ini," imbuhnya.
Jika Djamin pada masanya belajar bahasa Belanda untuk memahami situasi yang dihadapi, Rako menilai generasi sekarang perlu memahami perkembangan teknologi digital untuk membuka peluang kemajuan.
Sementara itu, Riahna Djamin Ginting, anak dari Djamin Ginting, mengatakan film tersebut dibuat sebagai persembahan bagi kedua orang tuanya sekaligus upaya memperkenalkan sejarah perjuangan kemerdekaan kepada generasi mendatang.
“Tujuan kami memang ingin mempersembahkan film ini untuk orang tua kami, meskipun beliau sudah tiada. Saya bercita-cita supaya generasi yang akan datang, generasi Indonesia bisa melihat bagaimana Indonesia waktu itu berjuang-berjuangnya,” ujar Riahna.
Ia mengatakan film yang berdurasi sekitar 1 jam 50 menit tersebut menangkap periode perjuangan Djamin Ginting pada 1945-1948. Menurut dia, film tidak dapat memuat seluruh perjalanan hidup Djamin karena keterbatasan durasi.
Riahna berharap semangat perjuangan tersebut dapat diteruskan dalam konteks Indonesia saat ini.
“Jadi kalau sekarang kita sudah merdeka. Saya minta supaya bisa tidak kita memperjuangkan Indonesia supaya lebih berkembang, lebih merasakan adil dan makmur tersebut,” katanya.
Adapun film "Djamin Setia Selamanya" diagendakan tayang di layar lebar mulai 1 Oktober, mengisahkan dedikasi pahlawan nasional Letjen TNI (Purn.) Djamin Ginting, seorang pemuda asal Tanah Karo yang menjadi tokoh sentral pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Lahir pada tahun 1921, Djamin (diperankan oleh Rafi Sudirman) mengenyam pendidikan bentukan Belanda di Handelsschool sebelum akhirnya menyadari ketidakadilan dari sistem kolonial. Ia sempat bergabung dengan tentara Gyugun bentukan Jepang demi meraih janji kemerdekaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!