Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangladesh Umumkan Hari Berkabung Nasional Pasca Kecelakaan Pesawat

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 16:37 WIB | Oleh:
Bangladesh Umumkan Hari Berkabung Nasional Pasca Kecelakaan Pesawat Doc: AP/Mahmud Hossain Opu
Ket. Bendera nasional Bangladesh dikibarkan setengah tiang di gedung Mahkamah Agung sebagai penghormatan kepada para korban kecelakaan pesawat latih Angkatan Udara Bangladesh yang menghantam sebuah sekolah di Dhaka, Bangladesh, pada Selasa (22/7).

DHAKA - Jumlah korban tewas akibat jatuhnya pesawat latih Angkatan Udara (AU) Bangladesh pada Senin (21/7) mencapai 31 orang pada Selasa (22/7), demikian dilaporkan Hubungan Masyarakat Antarlayanan (Inter Service Public Relations/ISPR) Angkatan Bersenjata Bangladesh dalam sebuah pernyataan.

Menurut pernyataan tersebut, sedikitnya 165 orang, yang sebagian besar merupakan pelajar, menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit usai pesawat tersebut jatuh di sebuah sekolah dan kampus perguruan tinggi.

Sebagian besar korban adalah anak-anak, dan dua korban lainnya termasuk pilot pesawat dan seorang guru perempuan, tutur Md Sayedur Rahman, asisten khusus divisi kesehatan dan kesejahteraan keluarga untuk kepala pemerintahan sementara Bangladesh, dalam konferensi pers.

Pemerintah Bangladesh mengumumkan hari berkabung nasional pada Selasa (22/7) menyusul kecelakaan pesawat tersebut. Sebagai bagian dari hari berkabung ini, bendera nasional dikibarkan setengah tiang di semua lembaga pemerintah, semi-pemerintah, badan otonom, dan lembaga pendidikan di seluruh negeri, serta di misi-misi Bangladesh di luar negeri.

Kepala pemerintahan sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, menyatakan sangat terpukul dan sedih atas jatuhnya korban jiwa, dan akan memastikan investigasi atas insiden tersebut serta para korban luka mendapatkan perawatan yang tepat.

Pemerintah telah meminta semua rumah sakit umum dan swasta untuk menyediakan perawatan gratis bagi para korban yang terluka dalam kecelakaan itu.

Sebuah upacara pemakaman digelar pada Selasa sore waktu setempat untuk Letnan Penerbang Towkir Islam Sagar, yang merupakan pilot pesawat tersebut.

Menurut ISPR, pesawat AU Bangladesh yang terlibat dalam penerbangan latihan rutin tersebut lepas landas dari Pangkalan Udara A.K. Khandaker di Kurmitola, Dhaka, pukul 13.06 waktu setempat pada Senin (21/7) dan tak lama kemudian menabrak gedung sekolah dua lantai. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Pasokan Listrik Andal dari ...
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.