Gubernur Tegaskan Keberlanjutan Jadi Syarat Mutlak Jakarta Menuju Top 20 Global City
📅 Rabu, 23 Jul 2025, 14:15 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri acara Jakarta Sustainability Forum: Advancing for Top #20 Global City yang digelar di Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7). Dalam forum tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Bappeda DKI Jakarta atas kolaborasinya bersama AT Kearney Indonesia dan Apindo dalam mendorong transformasi Jakarta menjadi kota berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam pembangunan kota.
“Saya bersyukur acara seperti ini sudah dipahami seluruh birokrasi di Balai Kota. Karena yang paling penting sebenarnya adalah cara berpikir. Tidak ada artinya kita membangun secara fisik, tapi tidak memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perubahan peran Jakarta dari ibu kota negara menjadi pusat ekonomi nasional dan kota global harus diiringi dengan komitmen kuat terhadap aspek keberlanjutan. Menurutnya, keberlanjutan menjadi kunci untuk menarik investasi jangka panjang dan membangun kepercayaan komunitas internasional terhadap Jakarta.
Sebagai contoh praktik baik kota global, Gubernur Pramono menyebut proyek The High Line di New York sebagai inspirasi. Taman publik yang dibangun di atas rel kereta tidak terpakai itu dinilai mampu menghadirkan ruang terbuka hijau dan ruang publik kreatif di tengah kota. Konsep serupa bisa diadaptasi di Jakarta untuk mengoptimalkan lahan dan memperluas ruang hijau yang inklusif.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Aspek keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan syarat mutlak agar Jakarta dapat menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” tegasnya.
Gubernur Pramono juga menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan akan menjadi dasar dari setiap kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Beberapa langkah strategis yang sudah dilakukan antara lain perluasan ruang terbuka hijau, serta program normalisasi dan naturalisasi sungai untuk menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan dan adaptif terhadap bencana.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menilai kolaborasi lintas sektor sebagai elemen krusial dalam proses transformasi Jakarta. Ia mengajak semua pemangku kepentingan termasuk sektor swasta, akademisi, mitra pembangunan internasional, dan masyarakat luas untuk terlibat aktif dalam membangun masa depan kota yang lebih berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ke depannya, sinergi dan peran aktif sektor swasta, akademisi, mitra internasional, serta elemen masyarakat lainnya sangat dibutuhkan untuk memperkuat posisi Jakarta di mata dunia. Saya mengajak semua pihak memastikan pembangunan kota ini tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan inklusif demi mewujudkan Jakarta sebagai Top 20 Global City yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!