Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda Hingga 2030

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 17:35 WIB | Oleh:
Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda Hingga 2030 Doc: Barca Blaugranes
Ket. Rumor mengenai Xavi Hernandez yang akan menangani Timnas Belanda akhirnya terjawab. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk legenda Barcelona tersebut sebagai pelatih kepala baru Oranje dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030.

JAKARTA - Rumor mengenai Xavi Hernandez yang akan menangani Timnas Belanda akhirnya terjawab. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk legenda Barcelona tersebut sebagai pelatih kepala baru Oranje dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. 

Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Xavi ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Barcelona pada 2024. Mantan gelandang Timnas Spanyol itu juga untuk pertama kalinya akan menangani sebuah tim nasional dalam kariernya sebagai pelatih. 

Xavi menggantikan Ronald Koeman yang meninggalkan posisi pelatih Timnas Belanda setelah perjalanan Oranje di Piala Dunia 2026 berakhir. Menariknya, Xavi sebelumnya juga pernah menggantikan Koeman sebagai pelatih Barcelona pada 2021, sehingga pergantian posisi tersebut kembali terjadi dalam konteks berbeda. 

Bagi Xavi, kesempatan memimpin Timnas Belanda menjadi tantangan baru setelah sebelumnya mengawali karier kepelatihan bersama klub Qatar, Al Sadd, sebelum kemudian menangani Barcelona. Saat bersama Barcelona, ia berhasil membawa klub tersebut meraih gelar La Liga pada 2023. 

Penunjukan Xavi juga menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Belanda karena ia merupakan pelatih asing pertama yang menangani tim nasional pria Belanda sejak Ernst Happel dari Austria pada 1978. Keputusan tersebut menunjukkan perubahan pendekatan KNVB setelah sebelumnya lebih banyak mengandalkan pelatih lokal untuk menangani Oranje. 

Xavi sendiri menyambut penunjukan tersebut dengan penuh kebanggaan. Ia menyebut kesempatan menjadi pelatih Timnas Belanda sebagai sebuah kehormatan besar dan memiliki keterikatan khusus dengan sepak bola Belanda melalui pengaruh filosofi permainan yang ia dapatkan sepanjang kariernya.

Dalam perjalanan kariernya, Xavi dikenal memiliki pendekatan permainan yang banyak dipengaruhi filosofi sepak bola menyerang dan penguasaan bola. Filosofi tersebut memiliki hubungan erat dengan tradisi sepak bola Belanda yang turut memengaruhi perkembangan gaya bermain Barcelona melalui tokoh seperti Johan Cruyff. 

Tugas pertama Xavi bersama Belanda pun langsung menghadirkan ujian berat. Ia dijadwalkan menjalani debut dalam pertandingan UEFA Nations League menghadapi Jerman yang kini ditangani pelatih asal Liverpool, Jürgen Klopp, pada 24 September 2026 di Amsterdam. 

Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan pertama Xavi menguji pendekatan dan komposisi pemainnya dalam pertandingan resmi. Selain menghadapi Jerman, Xavi juga akan dituntut mempersiapkan Belanda menghadapi agenda besar berikutnya, termasuk Euro 2028 dan Piala Dunia 2030. 

Kedatangan Xavi tentu membawa ekspektasi tinggi dari para pendukung Oranje. Pengalaman sebagai pemain elite, kesuksesan di Barcelona, serta pemahamannya terhadap filosofi sepak bola yang memiliki akar kuat di Belanda menjadi modal yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim nasional.

Di sisi lain, Xavi harus segera beradaptasi dengan karakter sepak bola internasional yang memiliki waktu persiapan jauh lebih terbatas dibandingkan kompetisi klub. Ia perlu membangun komunikasi dengan para pemain sekaligus menemukan formula permainan yang sesuai dengan kualitas skuad Belanda dalam waktu singkat.

Dengan kontrak yang berlangsung hingga Piala Dunia 2030, KNVB memberikan waktu yang cukup panjang bagi Xavi untuk membangun fondasi baru Timnas Belanda. Kini, perhatian publik akan tertuju pada bagaimana legenda Barcelona tersebut menerjemahkan filosofi permainannya ke dalam sepak bola Oranje.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Pemerintah Perketat Langkah...

Menekraf Ingin Tenun jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf Ingin Tenun jadi K...
Nasional
Mentan Ultimatum Importir P...
Nasional
KPK Segera Dalami Dugaan Ko...
Megapolitan
Polres Bekasi Kota Berhasil...

Pemkot Bandung dan PNM Dukung UMKM Perempuan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung dan PNM Duku...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.