Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas PKH Ungkap Tiga Sekolah Dasar dan SMP Negeri di TN Tesso Nilo Tidak Terima Murid Baru

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 01:53 WIB | Oleh:
Satgas PKH Ungkap Tiga Sekolah Dasar dan SMP Negeri di TN Tesso Nilo Tidak Terima Murid Baru Doc: antara foto
Ket. Wakil Komandan Satgas PKH, Mayjen TNI Dodi Triwinanto saat menerima kunjungan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (10/7).

PEKANBARU - Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) mengungkapkan tiga sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama negeri yang berada di dalam Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tidak menerima murid baru lagi.

Wakil Komandan Satgas PKH, Mayjen TNI Dodi Triwinanto menyampaikan pihaknya tidak melarang proses belajar mengajar saat ini. Akan tetapi sekolah agar tidak terima murid baru karena dikhawatirkan akan menjadi pemicu bertambah lagi orang di sana.

“Kita tunggu ada solusi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sambil ini berjalan jangan ada pendaftaran baru dalam TNTN, kalau nambah ini jadi modus nanti. Tambah dan akan bertambah terus,” katanya saat menerima kunjungan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Kamis (10/7).

Dikatakannya untuk murid baru bisa mendaftar pada sekolah yang berada di luar TNTN. Seperti yang terdekat ada juga sekolah di Kawasan Hutan Tanaman Industri bisa mendaftar ke sana.

Hal itu dikatakannya menjawab pertanyaan dari salah seorang Anggota BAM DPR RI, Slamet Ariyadi bahwa adanya laporan masyarakat terkait TNTN pada 2 Juli lalu ke Senayan. Menurutnya dilaporkan pada audiensi itu masyarakat menilai ada sabotase pendidikan.

"Ini perlu diperjelas, 4 SDN dan SMP ini sudah di bawah naungan pemerintahan. PKH minta untuk tidak menerima murid baru. Kami dukung tapi perlu jelas langkah yang lebih restoratif dan tidak menimbulkan kesan represif karena presiden tak ingin satupun rakyat menderita," ucapnya.

Senada dengan satgas Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid juga mengarahkan agar warga yang tinggal di dalam kawasan tersebut mulai menyekolahkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan yang berada di luar TNTN.

“Sudah kita antisipasi supaya jangan mendaftar ke sana lagi, tapi bisa mendaftar ke sekolah yang berada di luar. Kan tidak semua desa ini masuk dalam kawasan hutan, dusun-dusunnya saja yang masuk dalam kawasan hutan,” jelas Wahid.

Meski demikian, pemerintah tetap memberi ruang bagi siswa yang sudah lebih dulu bersekolah di sana. Mereka masih diperbolehkan untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus, tanpa harus pindah mendadak ke sekolah lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.