Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puskesmas di Blora Luncurkan 14 Inovasi Integrasi Layanan Primer

📅 Senin, 30 Jun 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Puskesmas di Blora Luncurkan 14 Inovasi Integrasi Layanan Primer Doc: ANTARA/Gunawan
Ket. Warga saat mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tunjungan, Kabupaten Blora, jawa Tengah.

Blora -- Puskesmas Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meluncurkan 14 inovasi strategis di bidang pelayanan kesehatan sebagai bentuk implementasi transformasi layanan primer.

"Langkah ini juga sesuai arah kebijakan Kementerian Republik Indonesia," kata Kepala Puskesmas Tunjungan Blora Maria Prasetyaningsih di Blora, Senin.

Ia mengungkapkan 14 inovasi tersebut adalah Yuk Posting (Posyandu Terpadu Cegah Stunting), Janji Jiwa (Jelajahi Antisipasi dan Indikasi Gangguan Jiwa), Jiwa WEs 2500+ (Wajib Entaskan Standar 2.500 gram).

Lalu, Top Banged (Temukan, Obati, Peduli HIV/AIDS), P3 Penting Pedes (Pencegahan Stunting Peduli ASI Eksklusif), Gelis Ceking (Gerakan Peduli Wanita, Cek IVA Keliling), dan Teh Manis (Tunjungan Sehat bersama Prolanis).

Inovasi lainnya, Petir Salin (Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Lintas Sektor), Gurami Mastun (GabUng RAMaikan live Instagram puskesMAS TUNjungan), Pensi Sikmas (Penyuluhan Singkat Informasi Kesehatan Masyarakat), Deda Mandiri (Dering Sayang Pemantauan Diri), Sikeswa Bumil, Sini Hepi Bumil (Skrining Hepatitis B pada Ibu Hamil), dan Paman Gymball (Partus Nyaman dengan Gymball).

Ia berharap melalui belasan inovasi layanan tersebut, bisa membantu upaya pencegahan, deteksi dini, serta pemberdayaan masyarakat.

Maria menambahkan melalui pendekatan promotif dan preventif, diharapkan dapat menurunkan beban penyakit, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, serta menekan angka kesakitan dan kematian.

"Inovasi ini bukan hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperluas jangkauan dan mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Kami ingin masyarakat menjadi subjek aktif dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatannya," ujarnya.

Menurut dia, pendekatan baru pelayanan primer kini tak lagi menitikberatkan pada pengobatan semata. Edukasi, promosi kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat menjadi pilar utama.

"Hal ini sejalan dengan paradigma baru bahwa mencegah jauh lebih baik dan lebih murah daripada mengobati," ujarnya.

Menurut dia, keberhasilan seluruh inovasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga pada peran aktif masyarakat sebagai mitra. Setiap warga didorong untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan promotif dan preventif.

"Semua inovasi ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat, dan lintas sektor lainnya. Tujuannya untuk membentuk ekosistem pelayanan kesehatan yang responsif, inklusif, dan berbasis kebutuhan lokal," ujarnya.

Dengan sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, dia optimistis inovasi tersebut mampu membawa perubahan nyata dalam peningkatan status kesehatan masyarakat Kecamatan Tunjungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.