Jakarta International Marathon 2025; Diikuti 32 Rb Peserta, 32 Ruas Jalan Ditutup
📅 Minggu, 29 Jun 2025, 03:57 WIB | Oleh: Winoto Wahyu
Doc: jakim.id
JAKARTA — Jakarta bersiap menjadi panggung perhelatan olahraga lari bertaraf internasional. BTN Jakarta International Marathon 2025 atau disingkat JAKIM. BTN Jakim 2025 akan mempertandingkan tiga kategori lomba, yakni lari 10 kilometer (10K), half marathon (21K), dan marathon penuh sejauh 42 kilometer. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan antusiasme masyarakat begitu tinggi. “Ajang ini diikuti lebih dari 31 ribu pelari, dan untuk kategori marathon saja pesertanya mencapai sekitar 4.000 orang,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Sabtu (28/6).
a. Diikuti sekitar 32.000 PesertaSekitar 32 ribu pelari dijadwalkan mengikuti BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2025 yang akan digelar pada Minggu, 29 Juni 2025. Event tahunan ini tak hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga bagian dari upaya memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
b. 631 Pelari Asing Ikut Berpartisipasi
Tak hanya diikuti pelari lokal, BTN Jakarta International Marathon 2025 juga mencatatkan kehadiran ratusan peserta dari berbagai negara. Data panitia mencatat sebanyak 631 pelari mancanegara dari 51 negara turut ambil bagian. Para peserta datang dari berbagai penjuru dunia, mulai dari kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika Serikat.
“Ini menegaskan bahwa Jakarta menjadi magnet bagi event olahraga internasional. Selain mempromosikan gaya hidup sehat, event ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Pramono.
Selain hadiah menarik bagi para pemenang, peserta juga dimanjakan dengan rute yang melewati sejumlah ikon kota, seperti Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, hingga kawasan Gelora Bung Karno. Rute tersebut tak hanya menantang secara fisik, tetapi juga menjadi etalase keindahan Jakarta kepada mata dunia.
c. 32 Ruas Jalan Jakarta Ditutup
Pelaksanaan event berskala besar ini turut berdampak pada pengaturan lalu lintas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan penutupan 32 ruas jalan yang menjadi lintasan pelari. Penutupan dimulai pukul 03.30 WIB hingga 11.30 WIB pada hari pelaksanaan.
Sejumlah ruas jalan yang akan ditutup di antaranya Jalan Medan Merdeka Barat sisi Timur, Jalan M.H. Thamrin sisi Timur, Simpang Jalan Kebon Sirih, Simpang Wahid Hasyim, Bundaran HI sisi Timur, Jalan Imam Bonjol, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Jalan DR Kusuma Atmaja, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Underpass Mampang Kuningan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Dr. Satrio, Jalan Senopati, Jalan Pattimura, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Prapanca Raya, hingga Jalan Gerbang Pemuda sisi Timur dan Jalan Gelora Bung Karno.
Pemprov DKI Jakarta juga memutuskan meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada Minggu mendatang. Keputusan ini diambil karena BTN Jakarta International Marathon termasuk kegiatan berskala internasional yang memerlukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas berskala besar. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 Pasal 5 ayat (1), yang membolehkan pembatalan HBKB jika bertepatan dengan event berskala nasional atau internasional.
d. KAI Lakukan Rekayasa Perjalanan KA
Penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas juga berdampak pada akses menuju transportasi publik. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 (Daop 1) Jakarta mengumumkan akan memberlakukan rekayasa perjalanan untuk 11 kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir. Seluruh KA tersebut akan berhenti tambahan di Stasiun Jatinegara.
“Rekayasa ini bersifat sementara dan hanya berlaku pada Minggu, 29 Juni 2025. Langkah ini diambil agar pelanggan tetap dapat menjangkau layanan kereta api tepat waktu, meskipun akses menuju Stasiun Gambir kemungkinan terhambat,” jelas Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko.
Ixfan mengimbau para calon penumpang kereta api untuk menyesuaikan waktu keberangkatan dan memanfaatkan akses alternatif ke Stasiun Jatinegara agar tidak tertinggal kereta.
e. Dimana Saja Area Parkir Saat Event Jakarta International Marathon
Panitia penyelenggara turut menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk memudahkan mobilitas para peserta, panitia, serta masyarakat yang ingin menonton atau beraktivitas di sekitar lokasi acara.
Di kawasan Monas, tersedia empat zona parkir, yaitu:
Zona A: Kedai Aroem & Kopi Nako di Jalan Abdul Muis
Zona B: IRTI Monas
Zona C: Stasiun Gambir
Zona D: Kawasan Masjid IstiqlalSementara itu, di area Gelora Bung Karno (GBK), area parkir tersedia di Lapangan ABC, Aquatic Stadium, Elevated Parking Timur (Utara dan Selatan), Istora Senayan, Plaza Timur, Plaza Tenggara, Masjid Al-Bina, Lapangan Softball, Ex Telkom, Tennis Indoor, serta di area Pintu Kuning melalui Pintu 5 GBK.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, BTN Jakarta International Marathon 2025 diharapkan berlangsung lancar dan sukses, sekaligus menjadi ajang promosi Jakarta di kancah internasional. Warga diimbau untuk memperhatikan informasi lalu lintas dan memilih rute alternatif agar tidak terjebak kemacetan pada hari pelaksanaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!