Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Sukses Jual 70 Juta Barel Minyak Hanya dalam Tempo Gencatan Senjata

📅 Senin, 20 Jul 2026, 15:56 WIB | Oleh:
Iran Sukses Jual 70 Juta Barel Minyak Hanya dalam Tempo Gencatan Senjata Doc: AFP

MOSKOW - Iran kemungkinan telah menjual sekitar 70 juta barel minyak senilai lima hingga enam miliar dolar AS (sekitar Rp89,7-107,7 triliun) selama kurang lebih satu bulan masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan pencabutan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhannya.

Menurut The Wall Street Journal, mengutip para analis dan data dari organisasi nirlaba United Against Nuclear Iran (UANI), Minggu (19/7), penjualan minyak itu memungkinkan Teheran membangun cadangan devisa yang berharga sebelum Washington kembali memberlakukan berbagai pembatasan.

Pada Juni lalu, Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) mengatakan pasukan AS, atas perintah Presiden Donald Trump, telah mencabut blokade laut terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

Tak lama kemudian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan AS telah mencabut pembatasan ekspor minyak Iran, mencairkan sejumlah aset Iran yang sebelumnya dibekukan, serta meluncurkan rencana pemulihan ekonomi negara itu.

Lalu pada Juli, Trump mengatakan dia tidak menyesali keputusan mencabut blokade laut tersebut, seraya mengatakan Washington memberikan kesempatan kepada Teheran untuk mencapai sebuah kesepakatan.

Pada malam 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani sebuah memorandum yang menyerukan penghentian perang yang dipicu oleh agresi militer AS bersama Israel pada 28 Februari. Namun, militer AS dilaporkan kembali melancarkan beberapa serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.

Militer Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di beberapa negara di Timur Tengah. Teheran juga menuduh Washington telah melanggar perjanjian gencatan senjata. Pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.