Mengenal Kokushobi, Tiga Kota Besar Jepang Mulai Disapa Suhu Ekstrem
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 02:02 WIB | Oleh: Deri HenriawanTOKYO - Tiga kota di Jepang mencatat suhu mencapai 40 derajat Celsius pada Selasa (21/7), menandai kemunculan perdana "kokushobi" atau hari dengan panas ekstrem sejak istilah itu diperkenalkan tahun ini.
Badan Meteorologi Jepang melaporkan wilayah Tajimi dan Gujo di Prefektur Gifu masing-masing mencatat suhu 40,3 derajat Celsius dan 40 derajat Celsius.
Sementara itu, suhu di Kota Toyoda, Prefektur Aichi, mencapai 40,1 derajat Celsius. Menurut badan tersebut, suhu tinggi terjadi karena sistem tekanan tinggi yang menyelimuti sebagian besar wilayah Jepang.
Istilah "kokushobi" diperkenalkan pada April untuk menyebut hari dengan suhu mencapai 40 derajat Celsius. Istilah itu dibuat guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya cuaca panas ekstrem.
Badan Meteorologi Jepang memperkirakan suhu tinggi masih akan melanda banyak wilayah mulai Rabu (22/7). Masyarakat diminta mewaspadai risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas, termasuk serangan panas (heatstroke).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari 914 titik pengamatan di seluruh Jepang, sebanyak 731 lokasi mencatat suhu maksimum 30 derajat Celsius atau lebih hingga pukul 15.00 waktu setempat. Sebanyak 272 lokasi tergolong "moshobi", yakni hari dengan suhu sangat panas, di luar wilayah yang sudah dikategorikan sebagai "kokushobi".
Badan meteorologi menjelaskan sistem tekanan tinggi mulai menyelimuti sebagian besar Jepang sejak Minggu (19/7). Kondisi tersebut meningkatkan suhu udara di permukaan maupun lapisan atas atmosfer sehingga memicu kenaikan suhu secara luas.
Selain itu, Kota Nagoya mencatat suhu 39,7 derajat Celsius, sedangkan Kumagaya di Prefektur Saitama mencapai 38,6 derajat Celsius. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!