Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komisi VII DPR RI Dorong Relaksasi Visa Wisatawan Asing, Tingkatkan Pariwisata Indonesia

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 06:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi VII DPR RI Dorong Relaksasi Visa Wisatawan Asing, Tingkatkan Pariwisata Indonesia Doc: Antara
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI dalam kegiatan kunjungan kerja spesifik di TSI, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (13/4).

Kabupaten Bogor - Komisi VII DPR RI mendorong pemerintah untuk memberikan relaksasi kebijakan visa bagi wisatawan asing guna meningkatkan kunjungan ke destinasi pariwisata di Indonesia.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (13/4), saat berdialog dengan pelaku industri pariwisata.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, mengatakan kebijakan visa menjadi salah satu faktor penting dalam menarik wisatawan mancanegara di tengah persaingan global sektor pariwisata.

“Bebas visa itu masih menjadi tantangan, karena ada wisatawan yang sangat mempertimbangkan kemudahan tersebut untuk memilih destinasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat dua karakter wisatawan asing, yakni yang sensitif terhadap kebijakan bebas visa serta yang lebih mengutamakan kemudahan dan kenyamanan saat masuk ke suatu negara.

Menurut dia, wisatawan dengan kemampuan ekonomi tinggi cenderung tidak mempermasalahkan biaya visa, namun menginginkan proses masuk yang cepat dan praktis di pintu imigrasi.

“Mereka tidak terlalu peduli harga visa, tapi mereka ingin masuk dengan cepat, nyaman, dan mudah,” kata Putra.

Komisi VII DPR RI, lanjut dia, mendorong pemerintah melalui kementerian terkait untuk merumuskan kebijakan visa yang lebih adaptif, sehingga mampu mengakomodasi kedua segmen wisatawan tersebut.

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia menambahkan, Indonesia saat ini berada dalam persaingan ketat dengan negara-negara lain di kawasan Asia dalam menarik wisatawan, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing.

“Pariwisata ini sedang dalam kompetisi global, dan Indonesia harus bisa mengambil peluang itu,” ujarnya.

Komisi VII DPR RI memastikan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan pelaku industri pariwisata akan dibawa dalam rapat kerja bersama kementerian terkait guna dirumuskan menjadi kebijakan yang lebih komprehensif.

“Masalah yang kita temukan di sini akan kita bawa ke rapat kerja dan disampaikan kepada kementerian,” kata Putra Nababan.

Sementara itu, General Manager TSI Bogor, Sere Nababan, menyampaikan bahwa kemudahan visa menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asing ke kawasan Puncak.

Ia menilai, kebijakan tersebut telah diterapkan di sejumlah negara pesaing seperti Thailand dan Vietnam, yang memberikan kemudahan akses bagi wisatawan mancanegara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.