Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australian Open Batasi Penjualan Tiket Murah demi Atasi Kepadatan Penonton

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 00:06 WIB | Oleh:
Australian Open Batasi Penjualan Tiket Murah demi Atasi Kepadatan Penonton Doc: Istimewa
Ket. Kepadatan penonton di kawasan Melbourne Park saat Australian Open.

MELBOURNE – Penyelenggara Australian Open, Tennis Australia, akan membatasi penjualan tiket murah harian (ground pass) untuk pertama kalinya mulai edisi 2027. Kebijakan tersebut diambil sebagai respons atas masalah antrean panjang dan kepadatan penonton yang mengganggu jalannya turnamen Grand Slam pada Januari lalu.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (21/7), Tennis Australia mengumumkan bahwa alokasi tiket ground pass seharga 49 dolar Australia (sekitar 520 ribu rupiah) akan dibatasi setiap hari selama pekan pertama babak utama. Langkah itu dilakukan karena permintaan diperkirakan akan kembali mencetak rekor pada Australian Open 2027.

"Keputusan ini mencerminkan semakin meningkatnya popularitas Australian Open dan akan membantu memastikan para penggemar dapat menikmati seluruh pengalaman yang ditawarkan di kawasan Melbourne Park," demikian pernyataan Tennis Australia.

Tiket ground pass menjadi salah satu pilihan favorit para pencinta tenis karena memungkinkan pemegangnya berpindah-pindah menyaksikan pertandingan di berbagai lapangan selain stadion utama di kompleks Melbourne Park. Harga yang relatif terjangkau juga membuat tiket ini sangat diminati, terutama oleh penonton kasual dan keluarga.

Namun, lonjakan jumlah penonton dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan sejumlah persoalan. Antrean panjang untuk memasuki lapangan pertandingan semakin sering terjadi, sementara kepadatan di area kompleks turnamen memicu keluhan mengenai menurunnya kenyamanan dan kualitas pengalaman menonton.

Australian Open 2026 sendiri mencatat rekor kehadiran dengan 1.368.043 penonton sepanjang penyelenggaraan selama tiga pekan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah turnamen Grand Slam pembuka musim itu.

Pada edisi tersebut, petenis Spanyol Carlos Alcaraz berhasil merebut gelar tunggal putra, sedangkan juara tunggal putri menjadi milik Elena Rybakina, yang sama-sama memastikan trofi pada akhir pekan penutup turnamen.

Dengan diberlakukannya sistem kuota harian untuk tiket ground pass, Tennis Australia berharap dapat mengurangi kepadatan di area pertandingan sekaligus menjaga kenyamanan penonton di tengah popularitas Australian Open yang terus meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.