Bisakah Sekolah Rakyat Jadi Solusi Ketimpangan Pendidikan bagi Masyarakat Miskin?
📅 Selasa, 24 Jun 2025, 15:30 WIB | Oleh: Tim PenulisDi beberapa konteks lain, jika dijalankan secara serius, sebenarnya sekolah asrama berkualitas bisa saja membantu anak-anak miskin. Namun, lagi-lagi sekolah jenis ini hanya berdampak pada sebagian kecil kelompok miskin, misalnya mereka yang sudah unggul sebelum masuk ke sekolah berasrama dan siswa perempuan.
Selebihnya riset justru menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan cenderung lebih umum terjadi di daerah yang sekolahnya melakukan seleksi akademis ketat untuk merekrut siswanya—sistem yang juga akan dilakukan oleh Sekolah Rakyat.
Di tengah fenomena umum ganti menteri, ganti kebijakan, tanpa rencana yang matang, anak-anak miskin rentan menjadi kelinci percobaan dari proyek ambisius pemerintah.
Padahal, anggaran Sekolah Rakyat yang besar semestinya bisa digunakan untuk memastikan bahwa semua anak-anak miskin, lepas dari performa akademisnya, bisa menikmati pendidikan berkualitas secara gratis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Senza Arsendy, PhD Student in Sociology, The University of Melbourne
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!