Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Nelayan Sulawesi Tenggara Waspada Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 12:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Nelayan Sulawesi Tenggara Waspada Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi gelombang di laut Sulawesi Tenggara.

KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan para nelayan di wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi gelombang tinggi yang diprakirakan dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Rian Saraswati, saat dihubungi di Kendari, Selasa (23/6), mengatakan bahwa peringatan dini tersebut berlaku mulai 23 Juni 2026 pukul 08.00 WITA hingga 26 Juni 2026 pukul 08.00 WITA.

"Pola angin umumnya bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 2-20 knot," kata Rian Saraswati.

Dia menyebutkan bahwa kecepatan angin tertinggi yang mencapai 20 knot atau setara 5 Skala Beaufort diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah perairan Sulawesi Tenggara, sehingga memicu peningkatan tinggi gelombang.

"BMKG memberikan catatan khusus mengenai saran keselamatan pelayaran, terutama bagi para nelayan tradisional dan operator kapal yang menggunakan armada berukuran kecil hingga sedang," ujarnya.

Rian mengungkapkan bahwa kondisi tersebut berisiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan apabila tetap memaksakan melaut saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.

"Kemudian juga kapal tongkang yang berisiko tinggi apabila beroperasi pada kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang naik hingga 1,5 meter," jelasnya.

Adapun wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi di antaranya Selat Labengki, Laut Labengki, Perairan Utara Wawonii, Selat Cempedak, Perairan Baubau, dan Perairan Buton.

Selain itu, potensi serupa juga diprakirakan terjadi di Laut Banda Timur Wawonii, Teluk Bone Barat Kabaena, Laut Banda Timur Wakatobi, Perairan Wakatobi Bagian Barat, Perairan Wakatobi Bagian Timur, serta Laut Flores Selatan Buton.

"Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar selalu waspada. Selain itu, para pengguna jasa transportasi laut juga diharapkan terus memantau pembaruan informasi cuaca langsung melalui kanal resmi BMKG," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.