Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Palu Matangkan Pengikisan Kekerdilan dengan Intervensi Langsung

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 12:36 WIB | Oleh:
Palu Matangkan Pengikisan Kekerdilan dengan Intervensi Langsung Doc: ist
Ket. pemenuhan gizi anak untuk hindari kerdil

PALU – Kekerdilan atau stunting di tiap-tiap daerah harus terus ditekan. Dalam rangka itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, mengadakan Rembuk Stunting menjadi momentum untuk memperkuat strategi intervensi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di kota itu.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin di Palu, Rabu, mengatakan pelaksanaan Rembuk Stunting merupakan bentuk keseriusan Pemkot Palu dalam menekan angka stunting melalui langkah-langkah yang terukur dan kolaboratif.

“Forum ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian penanganan stunting pada tahun sebelumnya, sekaligus memperkuat strategi intervensi pada tahun berjalan,” katanya.

Ia menjelaskan tujuan Rembuk Stunting tersebut adalah membangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penurunan stunting, mulai dari kader posyandu, puskesmas, kelurahan, hingga PKK, semuanya memiliki peran penting.

Imelda mengatakan delapan kecamatan di Kota Palu menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Oleh karena itu para camat bersama unsur terkait diminta untuk memaparkan perkembangan program penanganan stunting di wilayah masing-masing, termasuk berbagai kendala yang ditemui di lapangan.

Ia menekankan pendekatan pencegahan stunting perlu lebih diarahkan pada masa kehamilan, sehingga perhatian terhadap ibu hamil dan calon ibu hamil harus semakin diperkuat.

“Fokus penanganan stunting harus kita ubah, yaitu lebih menekankan pada masa kehamilan. Artinya perhatian kita harus lebih besar kepada ibu hamil dan calon ibu hamil,” ujarnya.

Selain itu dia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pihak swasta, agar upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada 2025 Kota Palu berhasil meraih penghargaan sebagai daerah dengan penurunan angka stunting terbaik.

Atas capaian tersebut, lanjutnya, Kota Palu memperoleh dana insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp6,1 miliar. Prestasi tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Palu pada 2026.

“Kita bekerja bukan hanya karena kewajiban, tetapi karena kepedulian kita terhadap masa depan anak-anak di Kota Palu. Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik bagi generasi penerus kita,” ujar Imelda.

Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), angka stunting di ibu kota Sulawesi Tengah saat ini 25,6 persen dan terus ditekan hingga ke angka 14 persen sesuai standar nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.