Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Genjot Kedaulatan Pangan: Kunci Kemerdekaan Bangsa dalam Era Ketahanan Pangan

📅 Senin, 23 Jun 2025, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Genjot Kedaulatan Pangan: Kunci Kemerdekaan Bangsa dalam Era Ketahanan Pangan Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud didampingi istri Sarifah, saat kunjungan kerja di Kabupaten Kutai Barat

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menggenjot kedaulatan pangan di wilayahnya yang dinilai sebagai cerminan kemerdekaan, dan keberlangsungan Indonesia sebagai bangsa yang mandiri.

"Jika Indonesia bercita-cita menjadi negara maju, maka kemandirian pangan adalah prasyarat mutlak," ujarnya di Kutai Barat, Minggu.

Perihal itu menggemakan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan Gubernur Rudy saat membuka Pekan Daerah (Peda) XI Petani Nelayan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat.

Gubernur Rudy secara tegas meminta seluruh petani dan nelayan Kaltim untuk berperan aktif dalam mengamankan pasokan pangan.

Hal ini krusial mengingat pentingnya menjaga ketersediaan pangan demi stabilitas dan kesejahteraan masyarakat Benua Etam.

Kaltim hingga saat ini masih menghadapi defisit produksi pangan lokal, terutama beras. Data tahun 2024 menunjukkan produksi beras lokal mencapai 145.209 ton, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 364.855 ton, menyisakan defisit sebesar 219.646 ton.

Oleh karena itu, peningkatan produksi lokal dan optimalisasi hasil panen, termasuk perikanan tangkap dan budidaya, menjadi prioritas utama.

"Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Kaltim terhadap pasokan pangan dari luar daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengahtantangan seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas," ungkap Rudy.

Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen mendukung para petani dan nelayan melalui berbagai program, termasuk bantuan modal, pelatihan, serta fasilitasi akses pasar.

Dia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku sektor pangan dapat mewujudkan swasembada yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaulat pangan.

Sektor pertanian dan perikanan disebutnya sebagai tulang punggung utama dalam memenuhi kebutuhan ?? pangan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
124 Ribu Kasus WNI Ditangan...
Luar Negeri
Kabut Asap Kebakaran Hutan ...

Waduk Wonorejo Alami Penyusutan Air

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Waduk Wonorejo Alami Penyus...
Daerah
Semarak Peringatan Hari Mus...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.