Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Pamekasan

📅 Senin, 02 Feb 2026, 07:25 WIB | Oleh:
Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Pamekasan Doc: Antara Foto
Ket. Salah satu bangunan rusak di Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur akibat musibah angin kencang, Minggu (1/2).

Hujan deras disertai angin kencang merusak puluhan rumah warga, lembaga pendidikan, dan tempat ibadah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu.

"Berdasarkan hasil pendataan sementara tim yang kami terjunkan ke lapangan, musibah ini terjadi di 22 desa di tujuh kecamatan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi di Pamekasan, Minggu malam.

Selain merusak puluhan bangunan, sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan terdampak, seperti lembaga pendidikan, jaringan listrik putus dan pohon tumbang yang menyebabkan akses jalur lalu lintas terganggu.

Ia menjelaskan berdasarkan laporan sementara petugas, kerusakan rumah warga terjadi di berbagai wilayah, di antaranya Kelurahan Bugih dan Kelurahan Kowel, Desa Sumedangan, Desa Jarin, Desa Sentol, Desa Lemper, Desa Pandan, dan Desa Konang, Kecamatan Galis.

Selanjutnya di Kelurahan Lawangan Daya Jalan Bonorogo, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Desa Teja, Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan, Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan, Desa Blumbungan Kecamatan Larangan, Dusun Betes Desa Samiran Kecamatan Proppo, serta Desa Tentenan Timur Kecamatan Larangan.

"Hingga malam ini, kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak, termasuk pembersihan pohon tumbang yang mengganggu akses jalan dan permukiman warga," kata Rosidi.

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan lebat yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Musibah angin kencang yang melanda Kabupaten Pamekasan kali ini merupakan kali kedua sejak 2026.

Pada awal Januari, sedikitnya 14 bangunan milik warga rusak akibat angin kencang dan musibah itu terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pademawu, Galis dan Kecamatan Pamekasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.