Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Gandeng 21 PTN Jaga Akuntabilitas Revitalisasi SLB

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 15:20 WIB | Oleh:
Kemendikdasmen Gandeng 21 PTN Jaga Akuntabilitas Revitalisasi SLB Doc: antara foto
Ket. Upacara Hari Lahir Pancasila siswa SLB di Depok, Jabar.

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen melibatkan 21 perguruan tinggi negeri (PTN) guna menjaga akuntabilitas, ketepatan waktu hingga mutu pelaksanaan program revitalisasi sekolah luar biasa (SLB).

Sebagai langkah awal, Direktur PKPLK Kemendikdasmen Saryadi mengatakan telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan 21 PTN yang terlibat, yang meliputi universitas dan politeknik negeri.

Ia menjelaskan kedua puluh satu PTN itu akan mendampingi SLB penerima bantuan selama proses revitalisasi berlangsung, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan revitalisasi.

“Kolaborasi antara PTN dan satuan pendidikan SLB penting karena dalam implementasinya. Program revitalisasi SLB ini membutuhkan pendampingan dari expertise dari perguruan tinggi yang mengerti aspek teknis bangunan,” kata Saryadi dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu (22/6).

Menurut Saryadi, dengan adanya pendampingan ahli dari universitas maupun politeknik, program revitalisasi SLB dapat dilakukan sesuai standar kualitas bangunan serta tata kelola manajemen waktu yang telah ditetapkan.

Selain itu, revitalisasi SLB juga merupakan salah satu program utama Kemendikdasmen, sekaligus Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto sehingga dampak manfaat dari program ini sangat dinantikan oleh masyarakat, yakni peserta didik SLB.

“Dengan pendampingan pada ahli dari kampus ini diharapkan program ini bisa cepat selesai sehingga anak-anak kita yang berkebutuhan khusus bisa segera dapat merasakan manfaat dari program ini. Mereka bisa belajar dengan sarana dan prasarana yang nyaman dan aman sekaligus untuk mitigasi kesalahan dalam penggunaan anggaran yang bisa menyebabkan kerugian negara,” imbuh Saryadi.

Nantinya, kata dia, setiap universitas/politeknik akan melakukan pendampingan program revitalisasi berbasis pendekatan wilayah.

Tim ahli dari perguruan tinggi akan berperan menyusun dokumen teknis revitalisasi yang sesuai dengan kebutuhan riil sekolah dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan inklusif.

Selain itu, mereka juga akan berperan dalam memberikan pendampingan teknis dan administratif di SLB penerima bantuan.

Pada kesempatan yang berbeda, Direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed) Idham Kamil, menyambut baik dan mengapresiasi kerja sama itu.

Menurutnya, dengan pendekatan berbasis data dan keahlian vokasi, kerja sama ini akan memberi dampak nyata, berkelanjutan, dan menjadi model kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia.

“Kami akan memastikan setiap langkah yang dilakukan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan di satuan pendidikan SLB, baik dari sisi infrastruktur, pembelajaran, maupun manajemen kelembagaan,” kata Idham.

Sebagai informasi, program revitalisasi SLB akan menyasar 155 SLB di seluruh Indonesia dengan pembangunan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK), pembangunan ruang pembelajaran khusus seperti ruang bina wicara yang ditujukan untuk pembelajaran bagi anak tunarungu yang dilengkapi dengan peralatan untuk mendukung terapi wicara bagi peserta didik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.