Apa Hubungan Antara Medan Magnet Bumi dan Kadar Oksigen?
📅 Rabu, 18 Jun 2025, 07:16 WIB | Oleh: Haryo BronoLonjakan tersebut bertepatan dengan keberadaan superbenua kuno Pangaea, yang terbentuk sekitar 320 juta tahun lalu dan pecah sekitar 195 juta tahun lalu. Karena adanya penataan ulang tektonik besar-besaran yang terlibat, superbenua mungkin merupakan mata rantai yang hilang antara medan magnet Bumi dan kadar oksigen tetapi bukti untuk ini masih sangat tentatif pada saat ini, Kuang dan Kopparapu memperingatkan.
“Ini adalah salah satu dugaan yang tidak benar-benar kami sampaikan dengan kuat dalam makalah kami, tetapi ini adalah sesuatu yang kami pikir merupakan mekanisme yang sangat menarik untuk kami kejar,” kata Kuang. Alasan peneliti menahan diri dengan ide ini adalah karena mereka hanya memiliki data yang kuat untuk satu superbenua Pangaea dan bukan yang sebelumnya, katanya.
“Tampaknya ada korelasi penglihatan antara oksigen dan medan magnet serta semua benua super lainnya,” kata Kopparapu. “Namun, kami tidak memiliki data yang dapat diandalkan untuk oksigen [yang ada lebih lama] dari 540 juta tahun lalu, jadi kami tidak dapat membuat kesimpulan seperti itu untuk [benua super yang ada lebih lama] dan masa lalu,” lanjut dia.
Para peneliti sudah mengerjakan langkah berikutnya, yaitu mencari faktor geofisika dan geokimia lain yang mungkin terkait dengan medan geomagnetik dan kadar oksigen. Untuk ini, penulis mengatakan komunikasi dan kolaborasi antara ilmuwan sangatlah penting. “Satu pikiran saja tidak dapat memahami seluruh sistem Bumi,” kata Kopparapu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami seperti anak-anak yang bermain Lego, dengan masing-masing dari kami memiliki potongan Lego yang terpisah. Kami mencoba menyatukan semuanya dan melihat gambaran besarnya,” paparnya. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!