Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangun Ekonomi Desa untuk Kurangi Jumlah Penduduk Miskin

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Selain itu pengeluaran belanja modal (infrastruktur) di APBN hanya sekitar 3-6 persen dari PDB, jauh di bawah kebutuhan untuk pemberdayaan ekonomi desa. Akibatnya, kebergantungan desa terhadap sumber daya lokal tinggi, produktivitas rendah, dan ketimpangan antar wilayah tetap tinggi. Belum lagi angka kemiskinan perdesaan juga masih tinggi 11,34 persen dan kota 6,66 persen dari total penduduk miskin Indonesia.

Lebih jauh Badiul menjelaskan bahwa beban cicilan pokok dan bunga utang (debt service) mengambil porsi besar dari APBN. Pada 2019, jumlahnya mencapai sekitar 649?triliun rupiah atau sekitar 25?persen dari total anggaran.

“Alokasi untuk utang terbanyak dibanding belanja infrastruktur dan pendidikan, sehingga ruang fiskal untuk sektor produktif desa semakin terbatas,” jelas Badiul.

Dengan pelambatan pendapatan negara, dan banyak program strategis yang harus dibiayai, maka utang menjadi pilihan.

Sebagai informasi, jumlah penduduk miskin jika merujuk pada standar baru bank dunia dimana metode penghitungan kemiskinan menggunakan PPP?2021, menaikkan ambang kemiskinan menjadi ?8,30 dollar per hari per kapita, yang menyebabkan terjadi lonjakan kenaikan jumlah penduduk kemiskinan Indonesia menjadi sekitar 194 juta.

Jumlah tersebut sangat jauh di atas data BPS (8,6? persen atau sekitar 24?juta jiwa, menunjukkan adanya gauging gap (perbedaan pengukuran global vs nasional).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
  • Percepatan Elektrifikasi, Presiden Umumkan Insentif Produksi 1 Juta Motor Listrik Dalam Negeri
    Preview komentar:
    Melihat keberanian pelaku usaha swasta seperti ALVA yang ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.