Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter Jelaskan Pentingnya Batasan saat Ajarkan Anak Hidup Bersih

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 05:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dokter Jelaskan Pentingnya Batasan saat Ajarkan Anak Hidup Bersih Doc: Antara
Ket. Anak-anak mempraktikkan delapan langkah mencuci tangan pada peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di Kota Bogor, Jawa Barat.

Jakarta - Dokter spesialis anak Ria Yoanita menyampaikan penjelasan mengenai batasan dalam mendidik anak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Meski ada benarnya, anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia itu mengemukakan, anggapan bahwa anak tidak boleh bersih terus agar tidak mudah sakit perlu dipahami konteks dan batasnya.

"Ada sebagian kebenaran dalam anggapan ini, tetapi perlu dipahami konteks dan batasnya," kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Jakarta, Rabu (20/8).

Dia mengutip hipotesis higiene bahwa paparan wajar mikroorganisme di lingkungan, seperti mikroorganisme dari tanah dan hewan, dapat memperkuat sistem imun anak serta mengurangi risiko alergi, asma, dan penyakit autoimun.

Namun, ini tidak berarti bahwa anak harus dibiarkan kotor dan menghadapi risiko infeksi mikroorganisme penyebab penyakit.

Dokter Ria menekankan pentingnya mendidik anak menjaga kebersihan diri dan menerapkan higiene, seperti mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air kecil maupun besar, guna mencegah berbagai masalah kesehatan.

Menurut dia, orang tua juga perlu mengajari anak untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya.

Dokter Ria menyarankan para orang tua menghindari penggunaan disinfektan dan antiseptik secara berlebihan di rumah dan fokus pada upaya kebersihan fungsional, bukan sterilisasi berlebihan.

Selain itu, ia mengatakan, orang tua harus memastikan makanan dan minuman yang diberikan kepada anak aman untuk dikonsumsi.

Kepala Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Dina Agoes Soelistijani sebelumnya mengemukakan perlunya kolaborasi dalam upaya membangun kebiasaan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, khususnya pada anak-anak.

"Kita memang harus bersama-sama berkolaborasi untuk bagaimana kita bisa menciptakan satu kondisi lingkungan yang kondusif untuk terjadinya perubahan perilaku," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.