Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknologi AR Digunakan Disbudpar Cirebon untuk Promosikan Batik Ciwaringin

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teknologi AR Digunakan Disbudpar Cirebon untuk Promosikan Batik Ciwaringin Doc: ANTARA
Ket. Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Abraham Mohamad, saat berada di Museum Cakrabuana Cirebon, Jawa Barat, Selasa (27/5/2025).

CIREBON – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mulai menggunakan teknologi bernama Augmented Reality (AR) untuk mempromosikan batik Ciwaringin kepada generasi muda di daerah tersebut.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon Abraham Mohamad di Cirebon, Selasa (27/5), mengatakan inovasi ini sudah diterapkan di Museum Pangeran Cakrabuana Cirebon, sehingga pengunjung bisa mengenal lebih jauh terkait produk budaya tersebut.

Ia menjelaskan penggunaan teknologi AR menjadi strategi baru dalam menyampaikan nilai budaya secara lebih interaktif dan menarik. Batik tidak lagi hanya dipamerkan sebagai benda statis, tetapi sebagai karya yang hidup secara digital.

“AR memungkinkan masyarakat melihat batik tidak hanya sebagai kain bermotif, tapi sebagai karya budaya yang punya cerita. Ini cara kami mengenalkan filosofi batik Ciwaringin secara kekinian,” katanya.

Dengan teknologi tersebut, menurut dia, pengunjung museum dapat mengarahkan kamera ponsel ke motif batik tertentu. Ia menyebutkan informasi sejarah, makna motif, hingga proses pewarnaan alami langsung muncul dalam bentuk visual interaktif dan narasi audio.

Lebih lanjut, Abraham menuturkan batik Ciwaringin sendiri dikenal sebagai batik ramah lingkungan karena menggunakan pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan seperti daun nila dan kayu mahoni. Penggunaan teknologi AR, kata dia, membantu menampilkan proses ini secara lebih edukatif dan menarik.

Ia menyampaikan penggunaan AR merupakan bagian dari strategi Pemkab Cirebon untuk memadukan budaya, serta teknologi demi menjangkau generasi digital.

“Kami ingin batik Ciwaringin tak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga karena nilai ekologis dan filosofisnya. Teknologi AR jadi jembatan untuk menyampaikan itu semua,” ujarnya.

Ia mengemukakan pengembangan konten AR ini melibatkan pelaku industri kreatif digital yang menyusun narasi, animasi, dan desain tampilan visual yang bisa diakses langsung oleh pengunjung museum melalui perangkat seluler.

Dari penerapannya, lanjut dia, pendekatan ini mendapat sambutan positif dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berkunjung ke museum tersebut.

“Ini pendekatan yang relevan dengan cara belajar generasi muda. Mereka lebih mudah menangkap pesan budaya melalui visual dan interaksi digital,” tuturnya.

Abraham berharap pemanfaatan teknologi serupa dapat diterapkan ke koleksi budaya lainnya di Kabupaten Cirebon, sehingga museum menjadi ruang pembelajaran yang dinamis, serta destinasi wisata edukatif.

“Kami ingin museum tidak lagi dianggap membosankan. Dengan pendekatan digital seperti ini, budaya bisa terasa lebih dekat dan menyenangkan,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...

Harga bawang merah nasional turun

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Harga bawang merah nasional...
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.