Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Direktur KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Bogor-Tangerang

27 Kamis, 20 Agu 2026, 19:58 WIB | Oleh:
Direktur KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Bogor-Tangerang  Direktur KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Bogor-Tangerang  Doc: KAI Commuter

JAKARTA - KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor dan Tangerang. Keterlambatan tersebut terjadi Kamis (20/8) pagi akibat dua insiden temperan di jalur berbeda.

Insiden pertama melibatkan Commuter Line No.1183 relasi Bogor-Jakarta Kota dengan seseorang di jalur rel Pasar Minggu-Manggarai. Insiden kedua melibatkan Commuter Line Tangerang No.1914 relasi Duri-Tangerang dengan sepeda motor di perlintasan tidak resmi.

Direktur KAI Commuter, Purnomo Sidi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna akibat keterlambatan perjalanan. Operasional layanan Commuter Line pada kedua lintas tersebut kembali normal pada Kamis siang hingga sore.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanannya. Siang hingga sore ini operasional layanan Commuter Line pada lintas tersebut sudah kembali normal,” ucap Purnomo.

Commuter Line Bogor No.1183 mengalami kerusakan pipa angin sistem pengereman setelah tertemper seseorang di jalur rel. Rangkaian tersebut kemudian dievakuasi menggunakan kereta penolong menuju Depo KRL Bukit Duri untuk perbaikan.

Penarikan rangkaian membuat jalur rel Pasar Minggu menuju Manggarai tidak dapat dilalui Commuter Line. Petugas kemudian sempat mengoperasikan perjalanan menggunakan satu jalur untuk mengurangi keterlambatan.

“Proses penarikan rangkaian Commuter Line yang terkendala ini menyebabkan jalur rel lintas Pasar Minggu tujuan Manggarai tidak bisa dilalui perjalanan Commuter Line, untuk mengurangi keterlambatan, perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut sempat dioperasikan menggunakan satu jalur,” ujar Purnomo Sidi.

Sementara itu, Commuter Line Tangerang No.1914 tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Rawabuaya dan Batu Ceper. Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan pada kabin bagian depan rangkaian Commuter Line.

Petugas terkait langsung menuju lokasi untuk memeriksa kondisi rangkaian dan melakukan perbaikan awal. Perjalanan Commuter Line pada lintas Rawabuaya-Batu Ceper sempat diberlakukan menggunakan satu jalur.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan dampak kedua kejadian terhadap perjalanan Commuter Line. Sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor terlambat hingga 1 jam lebih dan dua perjalanan lainnya dibatalkan.

Pada lintas Tangerang, sebanyak delapan perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan hingga 48 menit. Petugas layanan tetap memberikan pelayanan kepada pengguna di stasiun-stasiun terdampak.

Petugas juga melayani pemberian surat keterangan keterlambatan bagi pengguna yang memintanya di stasiun terdampak. Petugas pengamanan dan layanan turut mengatur alur pengguna di area stasiun yang terdampak.

KAI Commuter mengimbau pengguna mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas selama kendala operasional berlangsung. Pengguna juga diminta tidak memaksakan masuk apabila kondisi KRL sudah terlalu padat serta tidak melintas jalur rel.

“Jika terjadi kendala operasional seluruh pengguna diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan masuk jika kondisi KRL sudah terlalu padat dan tidak melintas jalur rel,” ujar Purnomo.

KAI Commuter akan berkoordinasi dengan pihak kewilayahan dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan edukasi keselamatan. Upaya tersebut berkaitan dengan keselamatan pengguna di sepanjang jalur rel dan perlintasan sebidang.

“KAI Commuter akan terus berkolaborasi dan bekoordinasi dengan pihak kewilayahan dan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengedukasi terkait keselamatan di sepanjang jalur rel,” ucap Karina. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.