Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

32 Karya Budaya DIY Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda 2024

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:45 WIB | Oleh:
32 Karya Budaya DIY Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda 2024 Doc: Dok. Pemkab Bantul
Ket. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, saat menerima sertifikat WBTb dari Gubernur DIY, Sultan HB X.

Yogyakarta — Sebanyak 32 karya budaya dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI untuk tahun penetapan 2024. Penetapan ini mencakup karya-karya dari seluruh kabupaten/kota di DIY serta dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Penyerahan sertifikat WBTb dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada perwakilan lima kabupaten/kota dan Keraton Yogyakarta dalam sebuah acara di Gedung Pracimasana, Komplek Kepatihan, Senin (26/5).

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Laksmi, menyampaikan bahwa penetapan ini merupakan bagian dari agenda tahunan yang konsisten dilakukan sebagai wujud komitmen untuk melestarikan warisan budaya takbenda yang telah memperoleh pengakuan nasional.

“Orientasi utama kegiatan ini adalah mengintegrasikan nilai-nilai budaya takbenda ke dalam program pembangunan daerah agar bisa mendorong kesejahteraan sosial serta menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam menjadikan budaya sebagai aset hidup,” ujar Dian.

Ia menekankan pentingnya pelibatan aktif masyarakat dan pelaku budaya dalam pelestarian WBTb. Melalui dukungan Dana Keistimewaan, Dinas Kebudayaan telah memfasilitasi program publikasi literasi budaya, pertunjukan seni, hingga pemberdayaan pelaku budaya kuliner.

Dalam sambutannya, Sri Sultan HB X menegaskan bahwa pelestarian WBTb tidak boleh berhenti pada bentuk seremonial atau simbolik. “Pelestarian budaya takbenda harus menjadi fondasi pembangunan yang memperkuat identitas, mempererat kohesi sosial, dan menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” ujar Ngarsa Dalem.

Beliau juga menegaskan tiga arah utama pelestarian budaya takbenda. Pertama, DIY tidak boleh sekadar menjadi etalase budaya masa lalu tanpa merawat esensi spiritual dan sosial di baliknya. Kedua, pelestarian WBTb harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis nilai-nilai lokal seperti gotong royong dan harmoni dengan alam. Ketiga, pendekatan lintas sektor—pendidikan, ekonomi, hingga tata ruang—harus diperkuat agar warisan budaya terus hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.

Salah satu daerah yang menerima penghargaan adalah Kabupaten Bantul. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan bahwa lima karya budaya dari wilayahnya telah diakui sebagai WBTb, yaitu Ampo Imogiri, Bakda Mangiran, Labuhan Hondodento, Tradisi Emprak, dan Adrem.

“Sertifikat ini merupakan pengakuan resmi pemerintah pusat atas kekayaan budaya Bantul, sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus melestarikannya,” ujar Halim.

Pengakuan terhadap 32 karya budaya dari DIY sebagai WBTb tahun 2024 memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat pelestarian budaya nasional, sekaligus menegaskan peran penting masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga jati diri bangsa melalui warisan budaya yang hidup dan berkembang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Omon2 doang ojol mkn terpuruk dgn pemotongan ? ...
    semuanya TDK ada otak, bahasa 92 % berbulan ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.