Bukan Sekadar Dagang: Danantara dan Tiongkok Susun Langkah Jangka Panjang
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 20:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Indonesia, dan memiliki posisi sebagai investor terbesar kedua di Indonesia. Kemitraan yang kuat dapat meningkatkan nilai perdagangan dan investasi di berbagai sektor, seperti infrastruktur, energi, dan teknologi.
Tiongkok memiliki keunggulan dalam teknologi, dan kerjasama dengan Tiongkok dapat membantu Indonesia mengadopsi teknologi baru, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan inovasi.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemitraan ekonomi jangka panjang antara Indonesia dan Tiongkok melalui serangkaian pertemuan strategis yang berlangsung pada 20-21 Mei 2025 di Beijing, Tiongkok.
Kunjungan ini bagian dari delegasi resmi Republik Indonesia yang dipimpin oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN), dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan memperdalam kolaborasi investasi lintas sektor antara kedua negara. ??????
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir dikutip di Jakarta, Jumat (23/5), menyampaikan seluruh agenda berjalan sangat positif, terlihat dari komitmen yang kuat dari berbagai lembaga keuangan dan investasi di Tiongkok untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya melalui Danantara Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada semangat yang sama untuk membangun kemitraan jangka panjang yang tidak hanya saling menguntungkan, tetapi juga berdampak nyata bagi transformasi ekonomi kedua negara,” ujar Pandu.
CIO Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir hadir bersama jajaran delegasi Republik Indonesia yang dipimpin oleh Ketua DEN Luhut B. Panjaitan, Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu, serta Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.
Dalam momentum peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok, serta 70 tahun Konferensi Asia-Afrika, Pandu Sjahrir turut serta dalam bagian dari delegasi Indonesia untuk pertemuan bilateral bersama Menteri Luar Negeri Tiongkok H.E. Wang Yi pada 20 Mei 2025 di Beijing, Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pemerintah Tiongkok menyampaikan dukungan terhadap kehadiran Danantara Indonesia sebagai badan pengelola investasi strategis nasional.
Pemerintah Tiongkok berkomitmen untuk mendorong kolaborasi antara Danantara Indonesia dengan berbagai institusi investasi besar Tiongkok, seperti Tiongkok Investment Corporation (CIC), State Development and Investment Corporation (SDIC), dan Tiongkok International Trust and Investment Corporation (CITIC).
Dalam pertemuan dengan Tiongkok Investment Corporation (CIC), dibahas rencana kerja sama investasi langsung maupun partisipasi dalam pengelolaan dana bersama.
CIC menyatakan komitmennya untuk memperluas investasi di Indonesia, khususnya di sektor kesehatan, konsumer, infrastruktur, sumber daya alam, serta pusat data dan teknologi.
Dengan bank dengan aset terbesar dunia, Industrial and Commercial Bank of Tiongkok (ICBC) dibahas potensi dukungan finansial untuk proyek-proyek energi terbarukan.
ICBC juga mengundang Danantara Indonesia untuk bergabung dalam the Belt and Road Bankers Roundtable, sebuah forum prestisius yang menghimpun 180 institusi keuangan dari 85 negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!