Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keracunan Menu MBG Kian Marah, Ombudsman: Pemerintah Jangan Abai

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 03:03 WIB | Oleh:

Dadan menyambut baik pengawasan yang dilakukan Ombudsman. Pihaknya akan terbuka dan kooperatif dalam proses pengawasan tersebut. “Kami berharap pengawasan dilakukan secara harian, terutama dalam aspek penggunaan anggaran dan kualitas makanan,” katanya.

Hasil Laboratorium

Sebagai informasi, hasil pemeriksaan laboratorium atas kasus di Bogor mengarah pada kontaminasi bakteri berbahaya, yakni Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella sp.

Pakar Mikrobiologi Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Vella Rohmayani P mengungkapkan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh kedua jenis bakteri ini.

Infeksi E. coli, kata dia, apat menyebabkan gangguan pencernaan ringan hingga parah, bahkan berpotensi menimbulkan komplikasi pencernaan yang serius terutama pada kelompok rentan, salah satunya adalah anak-anak. Sementara itu, infeksi Salmonella sp. umumnya ditandai dengan gejala demam tinggi, diare, muntah, dan sakit perut.

“Tingkat keparahan gejala sangat bergantung pada jenis bakteri, jumlah yang tertelan, dan kondisi kesehatan korban,” ucapnya.

Vella memaparkan, pentingnya penelusuran sumber kontaminasi secara menyeluruh. Kasus keracunan massal ini juga berkaitan dengan kurangnya tanggung jawab produsen makanan dalam menjamin keamanan produknya.

Dia menilai, temuan laboratorium atas kedua jenis bakteri tersehut, mengindikasikan adanya potensi masalah dalam proses pengolaha makanan program MBG. Ini menjadi lampu merah bagi produsen makanan dan pihak berwenang untuk mengevaluasi kembali standar keamanan pangan yang diterapkan. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.