Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keberadaan Siklon Tropis Nokaen Memicu Hujan dan Gelombang Laut Tinggi

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keberadaan Siklon Tropis Nokaen Memicu Hujan dan Gelombang Laut Tinggi Doc: Antara

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan Bibit Siklon Tropis 96S di wilayah perairan Indonesia yang berpotensi memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramadhani di Jakarta, Kamis, melaporkan bahwa satu siklon tropis dan satu bibit siklon tropis terpantau berada dalam wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta, yakni Siklon Tropis Nokaen dan Bibit Siklon Tropis 96S, yang memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia.

"Siklon Tropis Nokaen tercatat tumbuh dari Bibit Siklon Tropis 91W sejak 15 Januari 2026 pukul 13.00 WIB," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa Sistem tersebut terpantau berada di sekitar 10,3 derajat Lintang Utara dan 128,8 derajat Bujur Timur di Laut Filipina sebelah utara Maluku Utara, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam serta tekanan minimum 1.000 hPa.

BMKG memprakirakan Siklon Tropis Nokaen akan berkembang secara persisten dan bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.

Meski demikian menurut Andri, dampak tidak langsungnya berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di wilayah Gorontalo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

Selain itu, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, perairan Bitung dan Sangihe, Manokwari bagian utara, Raja Ampat bagian utara, Biak bagian utara, serta Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua.

Gelombang lebih tinggi dengan ketinggian 2,5 - 4 meter diprakirakan terjadi di perairan Kepulauan Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 96S terpantau berada di sekitar 15,2 derajat Lintang Selatan dan 113,0 derajat Bujur Timur di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam serta tekanan minimum 1.002 hPa.

Andri menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 96S memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diprakirakan bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan. Dampak tidak langsung dari sistem ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

BMKG juga memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, perairan selatan Jawa Tengah hingga selatan Pulau Sumba, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Sumba, dan Laut Sawu.

Gelombang lebih tinggi dengan ketinggian 2,5 - 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat pesisir serta pelaku pelayaran di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang laut tinggi, serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini resmi dari pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.