Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Cerai Tinggi, Bagaimana Kemenag Kota Batam Memberi Nasihat?

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 12:16 WIB | Oleh:
Angka Cerai Tinggi, Bagaimana Kemenag Kota Batam Memberi Nasihat? Doc: ANTARA/yds
Ket. Kemenag berkomitmen terus melanjutkan program bimbingan dan penasihatan demi menjaga keutuhan rumah tangga di Batam.

BATAM – Menghadapi tingginya angka perceraian, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menggencarkan program bimbingan dan penasihatan bagi masyarakat. Upaya ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menekan jumlah perceraian yang mencapai 690 kasus pada periode Januari hingga April 2025, menurut data Pengadilan Agama Batam.

Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan, menjelaskan berbagai program bimbingan dijalankan untuk menyasar berbagai tahapan kehidupan berumah tangga.

"Kami memiliki bimbingan keluarga sakinah, bimbingan pranikah bagi calon pengantin yang wajib dilaksanakan di KUA, bimbingan pernikahan bagi remaja sekolah, serta bimbingan penyuluhan keluarga," ujar Budi, Sabtu (10/5) hari ini.

Secara spesifik, cara Kemenag memberikan penasihatan bagi pasangan yang menghadapi masalah rumah tangga dilakukan melalui Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4). Di sinilah pasangan dapat berkonsultasi.

"Sampai 9 Mei, BP4 telah menangani 11 pasangan dengan beragam masalah seperti perselingkuhan atau KDRT," tambah Budi. Prosesnya, pasangan dipanggil ke kantor Kemenag untuk diberikan nasihat dan pendampingan.

Ia menambahkan, beberapa kasus bisa selesai dalam satu pertemuan, sementara yang lain membutuhkan sesi lanjutan, dengan harapan utama terciptanya perdamaian dan solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Kemenag berkomitmen terus melanjutkan program bimbingan ini demi menjaga keutuhan rumah tangga di Batam.

Lebih lanjut, seorang konselor di BP4 Kemenag Batam, Ilyas Setiawan, menjelaskan lebih lanjut proses bimbingan ini.

"Kami berupaya menciptakan ruang aman bagi pasangan untuk berbicara terbuka, mendengarkan akar permasalahan dari kedua sisi, dan memfasilitasi mereka untuk mencari solusi bersama, bukan hanya sekadar mediasi pasif," ungkapnya. Menurutnya, pendekatan ini seringkali membantu pasangan dapat melihat masalah dari perspektif berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.