Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

15 Ekor Burung Nuri Maluku Diamankan BKSDA Seram Barat

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 22:04 WIB | Oleh:
15 Ekor Burung Nuri Maluku Diamankan BKSDA Seram Barat Doc: Wikipedia
Ket. Nuri Maluku

AMBON - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku mengamankan 15 ekor burung dilindungi jenis Nuri Maluku (Eos bornea) dalam kegiatan patroli rutin yang dilakukan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Temuan ini berasal dari hasil kegiatan SMART Patrol yang dilakukan oleh Tim Resort KSDA Kairatu di Desa Seruawan, Kecamatan Kairatu,” kata Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Maluku Arga Christyan di Ambon, Kamis.

SMART patrol dalam konteks konservasi adalah sistem yang menggunakan teknologi seperti aplikasi seluler dan database terintegrasi untuk mendukung kegiatan patroli di lapangan dan mengelola data yang dikumpulkan.

Dari 15 ekor yang diamankan, satu diantaranya ditemukan dalam kondisi mati, sementara 14 lainnya masih hidup dan dalam kondisi sehat. Untuk keperluan penanganan lebih lanjut, seluruh burung tersebut kini diamankan sementara di Kantor Resort KSDA Kairatu.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan perlindungan terhadap satwa liar, khususnya yang statusnya terancam akibat perdagangan ilegal dan perburuan liar.

“Selain mengamankan satwa, kami juga melakukan pendekatan edukatif kepada warga dengan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian satwa liar, terutama yang dilindungi,” ujarnya.

Ia menambahkan keterlibatan masyarakat dalam konservasi menjadi kunci penting dalam menjaga kelangsungan hidup satwa endemik di wilayah Maluku. Oleh karena itu, selain penindakan, BKSDA juga aktif mengedukasi warga agar tidak memelihara atau memperdagangkan satwa liar secara ilegal.

Nuri Maluku merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok berwarna cerah yang hanya bisa ditemukan di wilayah Kepulauan Maluku. Populasinya kian terancam akibat perburuan dan perdagangan ilegal, sehingga perlu upaya perlindungan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

BKSDA Maluku menegaskan komitmennya untuk terus melakukan patroli dan pengawasan, serta meningkatkan kolaborasi dengan masyarakat guna menjaga kekayaan hayati Maluku dari ancaman kepunahan.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya bahwa, barang siapa dengan sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta (Pasal 40 ayat (2)). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Tidak di JIS, Duel Persija ...

Penyerang Kosta Rika Jadi Pemain Terakhir PSIM

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Penyerang Kosta Rika Jadi P...

PSIM Sengaja Uji Coba dengan Lawan Level Bawah

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Sengaja Uji Coba denga...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.